• Minggu, 28 November 2021

Penghargaan Masyarakat Terhadap Budi Budiman Tak Berubah

- Minggu, 7 November 2021 | 20:22 WIB
agus winarno2
agus winarno2

Tasikmalaya - Mantan Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman telah bebas setelah kurang lebih 1,5 tahun menjalani hukuman di Lapas Sukamiskin.

Yang menarik kepulangan Budi ke Tasikmalaya, mendapat sambutan hangat dan antusiasme masyarakat yang begitu besar. Bahkan hingga Minggu (7/11/2021) malam, tamu masih terus berdatangan ke rumahnya.

Salah seorang kawan dekat Budi, Agus Winarno yang mendampinginya sejak dari Lapas Sukamiskin hingga Tasikmalaya mengaku bersyukur serta tak merasa terkejut dengan antusiasme masyarakat yang menyambut kepulangan Budi.

Hal itu karena hampir delapan tahun jadi wali Kota Tasikmalaya, Budi telah berhasil melakukan pembangunan di berbagai bidang. "Sehingga kalau banyak masyarakat yang ingin bertemu, saya sih tak terkejut," ujar Agus.

Sikap masyarakat itu pun menjadi bukti bahwa kecintaan dan penghargaan masyarakat terhadap Budi masih terjaga. Hanya saja Agus berharap kejadian yang mendera Budi tak terulang lagi.

"Pak Budi tetap mengajak masyarakat tetap menjaga kondusifitas dan mendukung kepemimpinan Pak Yusuf, semata-mata untuk kebaikan masyarakat Kota Tasikmalaya," kata Agus.

Disinggung soal target Budi setelah bebas, Agus mengungkapkan bahwa Budi akan lebih banyak beristirahat dan mencurahkan banyak waktunya dengan keluarga.

Ketua Fraksi PPP DPRD Kota Tasikmalaya Drs. H. Ajat Sudrajat pun tak bisa menutupi kegembiraan atas kepulangan Budi.

Bagaimanapun, ujar Ajat, Budi merupakan salah seorang kader terbaik PPP yang mampu mengangkat kesuksesan PPP serta banyak berbuat untuk kemajuan Kota Tasikmalaya.

"Peran besar Pak Budi baik untuk PPP maupun masyarakat Kota Tasikmalaya tak bisa dibilang kecil. Jadi kembalinya beliau bisa jadi suplemen tambahan bagi masyarakat baik itu pengalaman, pemikiran dan lainnya, " ujar dia.

DPC PPP sendiri, kata Ajat tadinya mau melakukan penyambutan besar-besaran. Hanya karena masa pandemi, kegiatan itu urung dilakukan. Padahal masyarakat dan konstituen sudah siap sejak dua hari lalu untuk melakukan penyambutan.

"Kita juga menemui secara bergiliran. Saya melihat kecintaan masyarakat terhadap Budi tak berubah," ujar Ajat.

Meski dijebloskan ke penjara oleh KPK, namun perkara yang menyeret Budi bukan dalam konteks memperkaya diri sendiri. Budi tersangkut kasus karena terjebak sistem "kotor" proses pengajuan anggaran pembangunan di tingkat pusat.

Maka tak heran, kecintaan sebagian masyarakat Kota Tasikmalaya terhadap Budi Budiman tak berubah meski tersandung kasus hukum.*

Editor: A Team

Tags

Terkini

UMK Ciamis Naik 0,92 Persen Bupati Herdiat Minta Maaf

Senin, 22 November 2021 | 17:15 WIB

Welcome Home Budi Budiman !

Minggu, 7 November 2021 | 19:53 WIB

Meretas Jalan Berliku Produk UMKM Menuju Minimarket

Selasa, 2 November 2021 | 22:28 WIB

Menyerap Aspirasi Petani Bupati Ikut Tandur

Jumat, 29 Oktober 2021 | 08:28 WIB
X