• Minggu, 28 November 2021

UMK Ciamis Naik 0,92 Persen Bupati Herdiat Minta Maaf

- Senin, 22 November 2021 | 17:15 WIB
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya saat memimpin rapat penentuan UMK. (Prokopim Ciamis)
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya saat memimpin rapat penentuan UMK. (Prokopim Ciamis)

TINTAPUTIH - Kenaikan upah minimum kabupaten (UMK) Ciamis diproyeksikan naik tipis, tak sampai 1 persen, hanya sebesar 0,92 persen. Hal itu terungkap dalam pertemuan antara Bupati Ciamis Herdiat Sunarya bersama Dewan Pengupah Kabupaten Ciamis di Oproom kantor Setda Kabupaten Ciamis, Senin (22/11/2021). 

Kenaikan sebesar 0.92 persen merupakan hasil penghitungan sementara besaran kenaikan UMK Ciamis. Wakil Ketua Dewan Pengupah Kabupaten Ciamis Sukomo dalam paparannya mengatakan angka kenaikan tersebut adalah hasil dari penghitungan rumus yang sudah diatur oleh Pemerintah Pusat dan Provinsi.

Bupati Herdiat mengaku sangat menyayangkan kenaikan UMK yang sangat minimalis tersebut. "Sebetulnya saya merasa kasihan terhadap masyarakat, disamping harga-harga semakin naik sementara upah mereka hanya naik sedikit," kata Herdiat dalam rilis Prokopim Pemkab Ciamis.

Baca Juga: Seorang Guru MTs Harapan Baru Ciamis Ditetapkan Tersangka Kasus Tewasnya 11 Siswa Saat Susur Sungai

Kendati demikian Bupati bersama Dewan Pengupah Kabupaten Ciamis juga menyadari bahwa Pemerintah Daerah tidak dapat berbuat banyak apalagi semena-mena mengatur kenaikan upah.Mereka berharap masyarakat terutama kalangan pekerja bisa memahami regulasi yang sudah diatur oleh Pemerintah Pusat dan Provinsi tersebut. 

"Pemerintah Daerah sifatnya hanya bisa merekomendasikan saja kepada Pemerintah Pusat dan Provinsi, karena yang menentukan aturan dan ketentuan upah itu adanya di Pusat dan Provinsi," kata Herdiat.

Aturan penghitungan kenaikan UMK tersebut diatur dalam UU Nomor 12 tentang Cipta Kerja serta harus memedomani PP Nomor 36 tahun 2021. "Semoga dengan perhitungan tadi sekalipun para penerima upah akan kecewa kalau UMK hanya naik Rp 17 ribuan saja, namun diharapkan masyarakat dapat memahaminya," kata Herdiat.

Besaran kenaikan UMK sebesar 0,92 persen itu sudah hampir final. Tahapannya dikatakan Bupati hanya tinggal menentukan pleno bersama Dewan Pengupah Kabupaten Ciamis dan pemerintahan yang lebih tinggi lagi untuk di agendakan penetapan besaran kenaikan UMK di Kabupaten Ciamis.

"Semoga upaya kerja keras semuanya bisa menjadi ibadah yang baik, SOP-nya seperti itu sehingga sekali lagi mohon maaf bukan berarti Pemda tidak merespon, namun kembali lagi kepada aturan yang berlaku," kata Herdiat.*

Halaman:

Editor: Faizal Amiruddin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

UMK Ciamis Naik 0,92 Persen Bupati Herdiat Minta Maaf

Senin, 22 November 2021 | 17:15 WIB

Welcome Home Budi Budiman !

Minggu, 7 November 2021 | 19:53 WIB

Meretas Jalan Berliku Produk UMKM Menuju Minimarket

Selasa, 2 November 2021 | 22:28 WIB

Menyerap Aspirasi Petani Bupati Ikut Tandur

Jumat, 29 Oktober 2021 | 08:28 WIB
X