• Sabtu, 2 Juli 2022

Jadi Isu Tahunan, Ini Penegasan Hukum Mengucapkan Selamat Natal Menurut MUI

- Sabtu, 18 Desember 2021 | 13:01 WIB
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH M Cholil Nafis  (Instagram.com/@cholilnafis)
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH M Cholil Nafis (Instagram.com/@cholilnafis)

TINTAPUTIH - Perdebatan mengenai hukum mengucapkan selamat Natal bagi umat Islam, seakan menjadi isu rutin tahunan. Perbedaan pendapat mengenai hal itu meramaikan ruang-ruang komunikasi di media sosial.

Seolah tak pernah selesai, perdebatan itu selalu terjadi setiap akhir tahun menjelang perayaan Natal 25 Desember, termasuk di tahun 2021 ini.

Menyikapi itu Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH M Cholil Nafis angkat bicara. Melalui akun twitter @cholilnafis dia menegaskan bahwa mengucapkan selamat Natal itu diperbolehkan dalam konteks saling menghormati dan toleransi.

Baca Juga: Warga Langkaplancar Pangandaran Heboh, Mayat Pria Tergantung di Pohon Mahoni

Terutama bagi umat Islam yang memiliki saudara atau keluarga umat Nasrani. Selain itu hukum ini juga menurut dia berlaku bagi pejabat publik.

"Mengucapkan Selamat Natal itu boleh dalam kontek saling menghormati dan toleransi. Apalagi yang punya keluarga Nasrani atau sebagai pejabat. 2015 lalu sudah saya jelaskan di media, bahwa faktwa MUI pada 7 Maret 1981 itu mengharamkan ikut upacaran merayakan Natalan," tulis Cholil, seperti dilihat tintaputih, Sabtu 18 Desember 2021.

Di cuitan berikutnya, sang kyai juga menyertakan fatwa MUI tentang perayaan natal, bagi seorang muslim.

"Ini lho fatwanya. Silahkan dibaca dan dicerna. Ini tiap tahun saja jelasin soal hukum mengucapkan Natalan karena isunya tahunan juga," kata Cholil menyertai salinan fatwa tersebut.

Baca Juga: Orang yang Munafik dalam Sholatnya, Ceramah Ustadz Adi Hidayat

Halaman:

Editor: Faizal Amiruddin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Siap-Siap Tes P3K Akan Digelar Lagi Tahun Ini

Kamis, 30 Juni 2022 | 21:36 WIB
X