• Rabu, 26 Januari 2022

Asosiasi Kader Sosio Ekonomi Strategis Soroti Masalah Koperasi di Indonesia

- Sabtu, 15 Januari 2022 | 16:45 WIB
Kantor Kementerian Koperasi dan UKM
Kantor Kementerian Koperasi dan UKM

TINTAPUTIH - Ketua Asosiasi Kader Sosio Ekonomi Strategis, Suroto menyoroti berbagai masalah yang menghambat perkembangan koperasi di Indonesia.

"Sepanjang sejarah perkoperasian pemerintah hanya pandai bermain dengan slogan bukan memperbaiki berbagai sumbatan yang menghambat tumbuh dan berkembanganya koperasi," kata Suroto, Sabtu 15 Januari 2022.

Dia mencontohkan saat ini Kementerian Koperasi dan UKM masih terus sibuk membentuk tagar #koperasikeren.

"Tapi tindakannya tidak ada yang menunjukkan kekerenan sama sekali bagi koperasi," kata Suroto.

Paradigma koperasi bukan diakselerasi melalui perbaikan regulasi yang diskriminatif terhadap koperasi, tapi malahan secara terang-terangan turut membunuh koperasi secara langsung.

Dengan memberikan dukungan kepada pembentukkan holding ultra mikro yang jelas menghimpit koperasi simpan pinjam atau koperasi kredit.

Baca Juga: Cara Mengajarkan Anak Mencintai Lingkungan Sekitar, Coba Langkah Ini

"Padahal kita tahu, satu sektor pokok koperasi yang baru hidup di Indonesia adalah usaha simpan pinjam. Kontribusi koperasi Simpan Pinjam ini angkanya kurang lebih 80 persennya dari keseluruhan sektor ekonomi koperasi. Jadi jangan harap koperasi sektor lain akan berkembang karena sektor keuangan itu adalah sebagai sektor pendukung/penyanggah bagi kekuatan sektor riil dari koperasi Indonesia," papar Suroto.

Menurut dia Menteri Koperasi dan UKM juga telah gagal untuk memperbaiki ekosistem koperasi.

Halaman:

Editor: Faizal Amiruddin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mandat Masker di Negara Bagian New York Dicabut

Selasa, 25 Januari 2022 | 12:09 WIB

Fokus Rekrut PPPK, Tak Ada Seleksi CPNS di Tahun 2022

Sabtu, 22 Januari 2022 | 19:23 WIB

DPR Mulai Pembahasan Jadwal Pemilu 2024

Senin, 17 Januari 2022 | 20:16 WIB
X