• Selasa, 16 Agustus 2022

Forkodetada Jabar Desak Moratorium Pemekaran Daerah Dicabut Parsial

- Kamis, 17 Maret 2022 | 19:14 WIB
Ketua Forkodetada Jabar Holil Aksan Umarzein (kanan) bersama Ketua DPD RI La Nyalla.
Ketua Forkodetada Jabar Holil Aksan Umarzein (kanan) bersama Ketua DPD RI La Nyalla.

TINTAPUTIH - Ketua Forum Koordinasi Desain Pemetaan Daerah (Forkodetada) Provinsi Jawa Barat Holil Aksan Umarzen menjelaskan pihaknya masih belum mendapat kepastian kapan moratorium pemekaran wilayah akan dicabut oleh Presiden. 

"Saat ini Jabar dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia baru memiliki 27 kabupaten/kota dirasakan sangat tidak adil jika dibandingkan dengan provinsi lain sehingga masalah ini menjadi kendala untuk percepatan akselesari pembangunan di Jabar," tegas Holil.

Menurut dia pemekaran kabupaten/kota adalah kebutuhan masyarakat Jabar.

Baca Juga: Tim Siddakta Kota Tasikmalaya Perkirakan Jumlah Pemilih Pemilu 2024 Mencapai 581.908

Forkodetada Jabar, tandas Holil meminta kepada Ketua DPD RI, H. La Nyalla Mahmud Mattalitti untuk segera membuka moratorium pemekaran secara parsial khusus untuk Jawa Barat.

"Jabar telah menyesuaikan diri dengan aturan yg berlaku yaitu UU 23/2014 serta RPP Penataan Daerah dan RPP Desain Penataan Daerah. Agar segera disyahkan RPP dimaksud dalam waktu dekat," kata Holil.

Dia juga merinci calon daerah pemekaran di Jawa Barat sebagai berikut,

1. Sudah diusulkan
Bogor Barat, Sukabumi Utara, Garut Selatan, Indramayu Barat, Bogor Timur

2. Sudah memenuhi semua persyaratan dan segera diparipurnakan oleh Gubernur dan DPRD Jabar.
CPDOB Garut Utara, Tasik Selatan, Cianjur Selatan

Halaman:

Editor: Faizal Amiruddin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sejarah Desa Cijulang, Tahun Lahir, Asal-Usul

Selasa, 2 Agustus 2022 | 23:00 WIB

Penyertaan Modal BUMD di Tahun 2023

Minggu, 31 Juli 2022 | 19:58 WIB

Tagar @BlokirKominfo Menggelegar di Twitter

Sabtu, 30 Juli 2022 | 14:59 WIB

Odong-Odong Dilarang Berkeliaran di Jalan Raya

Jumat, 29 Juli 2022 | 14:06 WIB
X