• Kamis, 11 Agustus 2022

Jawa Barat Diprediksi Mendapat Kuota Haji Terbesar Pasca Pandemi

- Jumat, 22 April 2022 | 09:13 WIB
Dari kiri ke kanan, Ketua PW IPHI Jabar (H. Ijang Faisal), Dirjen Penyelenggaraan Haji & Umrah Kemenag RI (Prof. Hilman Latief, Ph.D), Dr. H. Adib, M.Ag (Direktur Bidang Urais Kemenag RI), Dan Drs. H. Ahmad Handiman Romdony, M.Si (Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Ag
Dari kiri ke kanan, Ketua PW IPHI Jabar (H. Ijang Faisal), Dirjen Penyelenggaraan Haji & Umrah Kemenag RI (Prof. Hilman Latief, Ph.D), Dr. H. Adib, M.Ag (Direktur Bidang Urais Kemenag RI), Dan Drs. H. Ahmad Handiman Romdony, M.Si (Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Ag

TINTAPUTIH- Setelah Pemerintah Arab Saudi membagi kuota haji 2022 untuk masing-masing negara, seperti pembagian pada masa sebelum pandemi, dan Indonesia mendapat kuota haji terbesar sedunia, maka diprediksi Jawa Barat pun akan mendapatkan kuota haji terbesar di Indonesia, demikian disampaikan H. Ijang Faisal, Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Jawa Barat di Bandung, Jum'at 22 April 2022.

Menurut Ijang bahwa prediksi tersebut cukup beralasan mengingat Jawa Barat adalah Provinsi yang populasi jumlah penduduknya terbesar di Indonesia, sama dengan Indonesia di dunia sebagai komparasi.

Lebih lanjut Ijang menyampaikan bawa tahun ini, Arab Saudi telah membatasi kuota haji dalam dan luar negeri sebanyak 1 juta jemaah. Jumlah ini jauh lebih sedikit dibandingkan kuota sebelum pandemi yang rata-rata lebih dari 2 juta.

Baca Juga: Sambut Hari Kartini, Komunitas Tulip Tasikmalaya Kembali Luncurkan Buku Inspiratif

Pada tahun 2019, jemaah haji dari luar Saudi mendapat jatah 75 persen dari total kuota. Sedangkan pada tahun 2022, ditingkatkan menjadi 85 persen.

Kenaikan ini sebagai kompensasi karena selama dua tahun pandemi (2020 dan 2021), haji hanya diperuntukkan bagi mereka yang menetap di Saudi dengan kuota masing-masing sebanyak 1.000-an dan 60 ribu jemaah.

"Maka dengan demikian mutatis muntandisnya Kemenag RI pun harusnya memberikan kuota haji untuk Jawa Barat tahun ini juga yang terbanyak, mengingat penentuan kuota haji saat ini masih menggunakan rumus yang disepakati OKI," pungkas Ijang.***

Editor: Faizal Amiruddin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sejarah Desa Cijulang, Tahun Lahir, Asal-Usul

Selasa, 2 Agustus 2022 | 23:00 WIB

Penyertaan Modal BUMD di Tahun 2023

Minggu, 31 Juli 2022 | 19:58 WIB

Tagar @BlokirKominfo Menggelegar di Twitter

Sabtu, 30 Juli 2022 | 14:59 WIB

Odong-Odong Dilarang Berkeliaran di Jalan Raya

Jumat, 29 Juli 2022 | 14:06 WIB

KUA PPAS 2023 Masih Dibahas DPRD

Jumat, 29 Juli 2022 | 12:49 WIB
X