• Jumat, 1 Juli 2022

Nelayan di Pangandaran Tuntut Penangkapan Benih Baby Lobster Dilegalkan

- Kamis, 12 Mei 2022 | 12:52 WIB
Nelayan berkerumun saat mengikuti sosialisasi penangkapan benih baby lobster di Kantor KUD Minapari Bojes
Nelayan berkerumun saat mengikuti sosialisasi penangkapan benih baby lobster di Kantor KUD Minapari Bojes

TINTAPUTIH - Sejumlah nelayan di Kabupaten Pangandaran memuntuk penangakapan Benih Baby Lobster (BBL) untuk dilegalkan.

Hal itu disampaikan saat mereka mengikuti audiensi Peraturan Menteri (Permen) Kelautan dan Perikanan Nomor 17 tahun 2021, tentang pengelolaan Lobster, kepiting dan Rajungan yang diselenggarkan oleh Pemkan Pangandaran, di KUD Minapari.

Sosialisasi tersebut juga sempat berlangsung gaduh, teriakan sejumlah nelayan meminta tuntutan legalisasi penangkapan BBL dikabulkan.

Mereka juga meminta Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata juga didatangkan ke lokasi sosialisasi tersebut.

Baca Juga: Instasave Downloader - Cara Cepat Unduh Video dan Foto Instagram Secara Online

Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Ketahanan Pangandaran Kabupaten Pangandaran Dedi Surachman mengatakan, selain legalisasi penangkan BBL tuntutan yang dilayangkan para nelayan diantaranya hasil tangkapan BBL bisa masuk TPI, selanjutnya agara nelayan dari luar daerah, agar tidak masuk ke Pangandaran untuk menangkap BBL.

"Jadi ini lanjutan sosialisasi yang kemarin, kita undang dari KUD, Rukun Nelayan dan perwakilan para nelayan, mereka menyampaikan aspirasi yang harus kita dengar dan fasilitasi," katanya.

Ia juga membenarkan bahwa salah satu tuntutan dari nelayan adalah melegalkan penangkapan BBL."Tapi secara aturan dari permen tersebut, bahwa yang dibolehkan itu menangkap BBL untuk budi daya, sementata dikita tidak ada yang budi daya BBL," jelasnya.

Baca Juga: Download Video YouTube Melalui Aplikasi Vidmate, Bisa Unduh Jutaan Video

Halaman:

Editor: Gilang Teruna Purwadestian

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Siap-Siap Tes P3K Akan Digelar Lagi Tahun Ini

Kamis, 30 Juni 2022 | 21:36 WIB

Desa Wisata Tidak Melulu Soal Objek Wisata Alam

Senin, 27 Juni 2022 | 11:19 WIB
X