• Senin, 8 Agustus 2022

Jelang 1 Juli 2022, Pemilik Mobil Diesel di Kota Tasikmalaya Resah 

- Kamis, 30 Juni 2022 | 08:27 WIB
Salah satu SPBU di Kota Tasikmalaya.
Salah satu SPBU di Kota Tasikmalaya.
 
 
TINTAPUTIH - Kebijakan Pertamina yang akan melakukan uji coba penjualan pertalite dan solar hanya bagi kendaraan yang sudah terdaftar, mulai menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat. Terutama menyangkut teknis pelaksanaannya di lapangan.
 
"Sudah instal aplikasi MyPertamina tadi malam, tapi bingung. Data diri sudah dilengkapi, kendaraan sudah didaftarkan. Tapi tak ada notifikasi apa-apa, barcode juga belum ada," kata M Rizaldi (40) warga Lengkong Kecamatan Kota Tasikmalaya, Rabu (29/6/2022).
 
Pemilik mobil double cabin bermesin diesel lansiran 2009 itu mengaku khawatir dirinya tak lagi bisa membeli solar di SPBU. "Nggak tahu nih masih bisa apa tidak (beli solar subsidi), mobil 2009 kan tergolong tua, mudah-mudahan masih bisa," kata Rizaldi.
 
Selain itu dia juga mengatakan selama ini saat beli solar dia selalu dicatat oleh karyawan SPBU. "Saya sering diminta nomer ponsel, petugasnya juga sering terlihat mencatat nomor polisi mobil saya," kata Rizaldi.
 
 
Hal serupa juga diutarakan Yusep Holis warga Cipedes Kota Tasikmalaya, pemilik jip lansiran 80-an bermesin diesel.
 
"Selisih harga solar subsidi dengan non subsidi lumayan besar. Kalau ternyata jip ini tak bisa lagi beli solar subsidi, duh repot," kata Yusep.
 
Walau pun diakuinya mobil itu adalah mobil kedua, namun dia tetap beralibi mobilnya bukan tergolong mobil mewah. "Ini mobil peninggalan orang tua," katanya.
 
Saat menginstal aplikasi MyPertamina dia mencoba membagi pendaftaran dua kendaraan miliknya. "Yang jip di aplikasi saya, yang Avanza oleh istri. Mudah-mudahan dengan begitu keduanya tetap bisa beli BBM subsidi," kata Yusep.
 
Jaenudin operator pengisian BBM di SPBU 3446119 mengaku belum mengetahui teknis detail mengenai penerapan aturan tersebut. "Yang saya tahu nanti di-scan dulu, kalau memenuhi syarat baru diberi BBM bersubsidi. Tapi itu nanti tanggal 1 Juli," katanya. 
 
Dia mengatakan masyarakat terutama yang menggunakan sepeda motor, tak perlu resah karena kebijakan ini sementara untuk mobil.
"Motor mah tenang, hanya untuk mobil-mobil bagus," kata Jaenudin. Dia juga mengaku belum mengetahui mengapa warga yang sudah menginstal aplikasi MyPertamina belum menerima barcode.
 
 
Sementara itu salah seorang karyawan SPBU yang tak mau namanya disebutkan, mengaku sampai Rabu (29/6/2022) ini belum mendapatkan arahan teknis terkait kebijakan yang akan berlaku mulai 1 Juli 2022 ini. "Belum ada sosialisasi atau pemberitahuan, kami juga masih bingung. Apa yang dilakukan nantinya. Malah banyak yang bertanya, tapi nggak bisa jawab," kata dia.
 
Dia juga membenarkan bahwa selama ini mobil yang membeli BBM bersubsidi baik pertalite atau solar, dilakukan pencatatan. "Sekarang juga sudah jalan, yang beli solar dan pertalite dicatat terutama mobil. Sudah ada aplikasinya," katanya.
 
Meski demikian dia mengatakan masyarakat tak perlu khawatir karena masih dalam tahap uji coba. "Tak usah resah, mungkin nanti ada informasi lebih lanjut bagaimana teknisnya," kata dia.
 
Kota Tasikmalaya sendiri merupakan salah satu dari 4 daerah di Jawa Barat yang akan menjadi wilayah uji coba untuk transaksi pertalite dan solar bagi pengguna kendaraan roda empat terdaftar. 
 
“Kota Bandung, Kota Sukabumi, Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis akan menjadi 4 kota / kabupaten yang terlebih dahulu mulai dilakukan pendataan bagi pemilik kendaraan roda empat melalui laman subsiditepat.mypertamina.id sebagai website untuk pendaftaran masyarakat” ujar Eko Kristiawan Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Jawa Bagian Barat PT Pertamina Patra Niaga.*** 

Editor: Faizal Amiruddin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sejarah Desa Cijulang, Tahun Lahir, Asal-Usul

Selasa, 2 Agustus 2022 | 23:00 WIB

Penyertaan Modal BUMD di Tahun 2023

Minggu, 31 Juli 2022 | 19:58 WIB

Tagar @BlokirKominfo Menggelegar di Twitter

Sabtu, 30 Juli 2022 | 14:59 WIB

Odong-Odong Dilarang Berkeliaran di Jalan Raya

Jumat, 29 Juli 2022 | 14:06 WIB

KUA PPAS 2023 Masih Dibahas DPRD

Jumat, 29 Juli 2022 | 12:49 WIB
X