• Kamis, 18 Agustus 2022

Odong-Odong Dilarang Berkeliaran di Jalan Raya

- Jumat, 29 Juli 2022 | 14:06 WIB
Mobil Odong-Odong (Facebook Komunitas Mobil Odong-Odong Indonesia)
Mobil Odong-Odong (Facebook Komunitas Mobil Odong-Odong Indonesia)

TINTAPUTIH - Pasca insiden tertabraknya odong-odong oleh kereta api, di Serang Banten beberapa waktu lalu, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengelurkan larangan pengoperasian odong-odong di jalan.

Kebijakan ini demi keamanan dan keselamatan berlalu lintas, baik bagi pengemudinya maupun pengguna jalan lainnya.

"Odong-odong dilarang dioperasikan di jalan," ujar Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Pol Aan Suhanan dikutip dari laman resmi Korlantas Polri Jumat (29/7).

Baca Juga: Odong-Odong Tertabrak Kereta Api, 9 Orang Tewas

Odong-odong mobil pada umumnya merupakan modifikasi dari kendaraan umum. Hal itu dinilai melanggar peraturan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, serta Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan.

Dia mengatakan, penegakkan hukum di bidang lalu lintas yang dilakukannya meliputi semua bidang hukum lalu lintas, tidak terkecuali terhadap keberadaan Odong-odong mobil.

"Odong-odong dianggap sebagai kendaraan modifikasi yang tidak memenuhi kelayakan teknis dan dianggap melanggar Undang- Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan," jelasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca di Kabupaten Pangandaran Jumat Tanggal 29 Juli 2022 : Cenderung Berawan Sepanjang Hari

Dalam penegakkan hukum atas keberadaan Odong-odong, Aan menyampaikan ada beberapa metode. Mulai dari pencegahan hingga muaranya pada penegakan hukum.

Halaman:

Editor: Gilang Teruna Purwadestian

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sejarah Desa Cijulang, Tahun Lahir, Asal-Usul

Selasa, 2 Agustus 2022 | 23:00 WIB

Penyertaan Modal BUMD di Tahun 2023

Minggu, 31 Juli 2022 | 19:58 WIB

Tagar @BlokirKominfo Menggelegar di Twitter

Sabtu, 30 Juli 2022 | 14:59 WIB
X