• Minggu, 29 Januari 2023

Huru-hara Anggaran Banprov Rp 50 Miliar Proyek PJU di Pangandaran di 1999 Titik

- Kamis, 11 Agustus 2022 | 20:30 WIB
Ilustrasi PJU.
Ilustrasi PJU.

Setelah itu Kadishub Pangandaran diganti Irwansyah, disitulah terjadilah polemik. Karena yang mengusulkan kadis lama dan menikmati panen kadishub yang baru.

Lalu Dinas Perhubungan pastinya bingung karena anggaran yang diusungkan sangat begitu besar. Kalo misalnya di Disdik atau PU anggaran Rp 50 miliar itu kecil karena SKPD besar penyerap anggaran.

Baca Juga: Hajar Myanmar di Semifinal, Timnas Indonesia U 16 Akan Bertemu Lagi Vietnam, Kali Ini di Final!

"Sehingga pihak Dishub ini berkomunikasi dengan pihak provinsi bagaiamana cara menjalankan ini, didalam perjalanan komunikasi dengan provinsi masuklah pengusaha yang bernama Ibu Yulia dari informasi yang diterima," kata Kandar.

Ibu Yulia pengusaha lampu merek Fokus, itu sejak Januari 2022 sudah melakukan lobi-lobi dengan kepala dinas, sedangkan yang mengawal dan mengusung ini ditinggalkan kadis baru, karena bersama kadis yang lama.

"Mulailah ribut, dia yang menanam padi diambil orang lain. Dari Januari sudah melakukan pertemuan di kafe Lagoon Pangandaran untuk mengarahkan merk atau produk. Yang namanya beli e catalog kalo sudah dilobi oleh merk kan juga susah karena KKN masuknya," ucapnya.

Kemudian Kepala Dishub menginginkan di lelangkan, untuk menghindari klaim yang mengusulkan. Karena dia sudah megang orang yang input merk.

Baca Juga: Siaran Langsung SCTV Dini Hari Ini! Link Live Streaming Real Madrid vs Eintracht Frankfurt di UEFA Super Cup

"Tapi dari pihak provinsi mengatakan tidak boleh di lelangkan, anggaran yang 50 itu, 15 miliar untuk pengadaan lampu melalui e catalog, kemudian 15 miliar pengadaan tiang, dan 20 miliar pemasangan dan lain-lain," ucap Kandar.

Menurutnya pada Juli 2022 sudah ditetapkan 15 miliar untuk lampu dan tiang 30 miliar. Disitulah ribut. Dari awal Bupati Pangandaran sudah mewanti-wanti anggaran Rp 50 miliar sangat besar. Dan apabila tidak diserap, dipindahkan ke Pendidikan atau Kesehatan. Itu paling bener.

Halaman:

Editor: Gilang Teruna Purwadestian

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dinkes Kota Tasikmalaya Pantau Pasien Diduga Campak

Minggu, 22 Januari 2023 | 15:09 WIB

Kasus TBC Meningkat Begini Langkah Dinkes Pangandaran

Rabu, 23 November 2022 | 13:24 WIB
X