• Selasa, 27 September 2022

24 Pemilik Lahan di Nusawiru Dapat Ganti Rugi Dari Pemkab Pangandaran

- Rabu, 31 Agustus 2022 | 23:25 WIB
24 Pemilik Lahan di Nusawiru Dapat Ganti Rugi Dari Pemkab Pangandaran. (Istimewa)
24 Pemilik Lahan di Nusawiru Dapat Ganti Rugi Dari Pemkab Pangandaran. (Istimewa)

TINTAPUTIH - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran ganti rugi lahan tanah warga Desa Kondangjajar, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran blok samping bandara Nusawiru Susi Air yang akan dibangun terminal besar Pangandaran.

Lahan tanah seluas 4 hektar tersebut akan dibangun terminal type A yang termasuk Percepatan Pembangunan Kawasan Rebana dan Kawasan Jawa Barat Bagian Selatan sesuai Peraturan Presiden (PERPRES) Nomor 87 Tahun 2021.

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, pemkab terpaksa harus membebaskan lahan tanah warga untuk keperluan pembangunan daerah.

Baca Juga: Janji Bupati Jeje Tekan Angka HIV/AIDS di Pangandaran

"Alhamdulillah 24 pemilik lahan tanah telah ikhlas memberikan tanah miliknya untuk kebutuhan pembangunan daerah. Lahan tanah yang dibebaskan seluas 4 hektar," kata Jeje kepada DetikJabar setelah penyerahan uang ganti rugi di Pendopo Bupati Pangandaran. Rabu (31/8/2022).

Menurutnya total uang yang disiapkan pemkab Pangandaran untuk ganti rugi lahan sebesar 429 juta dari 24 orang pemilik tanah. "Harganya sangat bervariatif ada yang Rp 75 juta sampai Rp 6 juta. Kebanyakan tanah kebun dan kandang sapi," ucapnya.

Jeje mengatakan jumlah harga lahan tanah tanah warga Desa Kondangjajar dihitung secara Appraisal. "Perhitungan Apprasial merupakan proses penaksiran harga rumah sebelum dibeli, dijual, atau dilelangkan. Proses ini dilakukan secara profesional, agar harganya benar-benar sesuai dengan prinsip keadilan dan keadaan pasar di masa depan," katanya.

Baca Juga: Kondisi Pantai Pangandaran Setelah Diterjang Ombak Musim Pancaroba, Air Berwarna Coklat

Ia mengatakan rencana pembangunannya akan dilaksanakan pada tahun 2024 yang akan datang.
"Rencana pembangunannya masih sedang diperjuangkan, anggarannya berasal dari APBN yang masuk dalam percepatan pembangunan daerah Jabar selatan," ucap Jeje.

Halaman:

Editor: Gilang Teruna Purwadestian

Tags

Artikel Terkait

Terkini

DPRD Dorong Terbentuknya Rumah Kemasan UMKM

Sabtu, 24 September 2022 | 22:13 WIB

Ketua Dewan : Karangtirta Akan Bangkit Lagi

Sabtu, 24 September 2022 | 18:05 WIB

Cara Cek Lolos Penerima Prakerja Gelombang 43

Sabtu, 3 September 2022 | 05:41 WIB

Cara Cek Harga Pertamina, Pertamax Hingga Dex Lite

Sabtu, 3 September 2022 | 05:35 WIB

Ketua DPRD : APBD Harus Memihak Masyarakat

Senin, 29 Agustus 2022 | 12:38 WIB

Terpopuler

X