• Rabu, 30 November 2022

DLHK Pangandaran Kekurangan Armada Pengangkut Sampah

- Rabu, 16 November 2022 | 09:50 WIB
Ilustrasi tempat pembuangan sampah sementara. (ft: int)
Ilustrasi tempat pembuangan sampah sementara. (ft: int)


TINTAPUTIH - Pengolahan sampah masih menjadi persoalan krusial yang dihadapi Kabupaten Pangandaran. Dari 10 kecamatan yang ada di Kabupaten Pangandaran, baru 6 kecamatan yang dilayani oleh DLHK.

"Saat ini baru 6 kecamatan yang dilayani DLHK diantaranta Kecamatan Padaherang, Kalipucang, Mangunjaya, Pangandaran, Parigi dan Cijulang," kata Wagiso
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Limbah dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Pangandaran, belum lama ini.

Sisanya masih ada 4 kecamatan yang belum terjangkau DLHK karena kekurangan armada pengangkut sampah. "4 kecamatan itu berada di Sidamulih, Cigugur, Langkaplancar dan Cimerak. Wilayah tersebut memang salah satunya berada di area pegunungan," katanya.

Selain itu kendala lain yang dihadapi adalah terkait kekurangan armada pengangkut sampah. "Minimnya armada pengangkut sampah di Pangandaran membuat sulitnya pengangkutan sampah, dari 13 unit mobil 2 unit tidak berfungsi," kata Wagiso.

Menurutnya selain minimnya armada pengangkut sampah, pengelolaan sampah di Pangandaran belum merata di 10 Kecamatan. Sedangkan TPA di Pangandaran baru ada 1 di Desa Purbahayu, Pangandaran.

Ia mengatakan DLHK membutuhkan 18 kontener lagi, untuk memaksimalkan pengangkutan sampah.

Baca Juga: Gagal Ginjal Akut pada Anak Nihil di Kabupaten Garut

"Untuk terwujudnya Pangandaran tanpa TPA, semua sampah dikelola jadi bahan ekonomis membutuhkan dana Rp 20 Miliar untuk alat, belum termasuk lahan," katanya.

Wagiso mengatakan bahwa pihaknya sempat mengajukan anggaran itu namun belum diterima dan saat ini mulai mencoba bantuan dana Banprov. "Ya karena mungkin saat ini pemda masih fokus ke pemulihan ekonomi," katanya.

Padahal menurut Wagiso, Pangandaran tanpa TPA bisa terwujud jika ada dukungan dari berbagai pihak. "Dengan Tempat pengelolaan sampah terpadu semua sampah bisa dibuat menjadi nilai ekonomis," katanya.

Halaman:

Editor: Faizal Amiruddin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kasus TBC Meningkat Begini Langkah Dinkes Pangandaran

Rabu, 23 November 2022 | 13:24 WIB

DLHK Pangandaran Kekurangan Armada Pengangkut Sampah

Rabu, 16 November 2022 | 09:50 WIB

Pemkab Pangandaran Tertibkan Tempat Hiburan Malam

Rabu, 16 November 2022 | 09:22 WIB

Upaya Pemkot Tasikmalaya Pertahankan Lahan Pertanian

Selasa, 8 November 2022 | 12:49 WIB

Terpopuler

X