• Minggu, 28 November 2021

Menelisik Leuwi Ili di Sungai Cileueur, Lokasi Tragedi 11 Siswa MTs

- Sabtu, 16 Oktober 2021 | 22:53 WIB
siswa MTS Ciamis tenggelam
siswa MTS Ciamis tenggelam

Ciamis - Tragedi tewasnya 11 siswa MTs Harapan Baru Cijantung Ciamis di sungai Cileueur Desa Utama Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis, Jumat (16/10/201) menyita perhatian publik tanah air.

Betapa tidak 11 nyawa pelajar sekaligus santri itu hilang hanya karena sebuah insiden kecelakaan yang disayangkan oleh banyak kalangan tersebut.

Hal yang disayangkan dari kejadian itu terkait ketersediaan sarana penunjang keselamatan serta pelaksanaan standar operasional prosedur sebuah kegiatan penjelajahan susur sungai.

Meski pun sampai saat ini belum diperoleh keterangan yang pasti mengenai dua poin tersebut, karena polisi masih melakukan penyelidikan.

Namun demikian terlepas dari hal itu, kondisi sungai yang menjadi tempat kejadian tak kalah menarik perhatian publik.

Sungai yang dengan arus relatif tenang tersebut, ternyata bisa membawa petaka. Tak ada yang menyangka, sungai Cileueur bisa seganas itu.

Sungai Cileueur membentang di kawasan pusat kota Ciamis. Leueur adalah bahasa Sunda yang berarti licin. Cileueur bisa diartikan sebagai sungai yang licin.

Licinnya sungai ini terbukti. Karena berdasarkan hasil sementara pemeriksaan polisi, kecelakaan itu berawal dari adanya siswa yang terpeleset ketika menyeberangi sungai.

Dia yang awalnya berada di bagian sedalam 70 sentimeter, terjatuh lalu terseret ke bagian lubuk atau leuwi sedalam 2 meter.

Ironisnya karena mereka menyeberang dengan saling berpegangan tangan, 13 orang ikut terpeleset dan ikut terseret arus. 11 diantaranya meninggal dunia dan dua lainnya dirawat di RSUD Ciamis.

Leuwi Ili Berasal dari Nama Warga yang Tenggelam


Hal lain yang menjadi sorotan adalah lubuk atau leuwi yang menjadi lokasi detail tempat para korban tenggelam. Warga menyebut spot itu sebagai Leuwi Ili.

Penamaan itu rupanya memiliki latar belakangan kecelakaan yang sama. Ili adalah nama seorang warga yang meninggal dunia akibat tenggelam di lubuk tersebut.

Kejadiannya sudah cukup lama, bertahun-tahun yang lalu. Setelah kejadian itu akhirnya warga menyebut spot itu Leuwi Ili.

Jika dilihat dari permukaan, leuwi Ili ini relatif tenang. Walau pun kita ketahui, tenangnya air menunjukan kedalaman. Menurut sejumlah warga, di bawah tenangnya permukaan air Leuwi Ili terdapat pusaran air. Selain itu di bagian dasar juga terdapat palung.

Kondisi leuwi seperti itulah yang dianggap sangat membahayakan. Apalagi jika tidak dibekali skill berenang dan dilanda kepanikan, maka besar kemungkinan siapa pun yang terseret akan tenggelam.*

Editor: A Team

Tags

Terkini

Polisi Jadikan Angkutan Umum Media Kampanye Prokes

Sabtu, 13 November 2021 | 15:38 WIB

Mabuk "Kentang" Nekat Begal Ponsel, Berakhir di Bui

Rabu, 10 November 2021 | 21:30 WIB

Korban Tenggelam Pantai Karapyak Ditemukan Tewas

Sabtu, 6 November 2021 | 09:38 WIB

Ratusan Warga Tasikmalaya Tertipu Investasi Bodong

Senin, 1 November 2021 | 16:19 WIB
X