• Minggu, 28 November 2021

Mabuk "Kentang" Nekat Begal Ponsel, Berakhir di Bui

- Rabu, 10 November 2021 | 21:30 WIB
IMG-20211110-WA0035
IMG-20211110-WA0035

Ciamis - Dua pria berinisial ATM dan AR warga Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis baru saja menenggak minuman keras. Tapi keduanya belum puas, masih ingin menambah botol berikutnya.

Istilah anak muda, mereka mabuk "kentang" alias kena tanggung. Tapi sayang keduanya lagi bokek, sementara nafsu menenggak minuman keras sudah tak tertahan lagi.

Seketika itu pikiran jahat muncul. Apalagi pria inisial ATM adalah residivis kasus begal.

Dalam keadaan setengah mabuk keduanya memacu sepeda motor berkeliling mencari mangsa. Tak lupa sebilah senjata tajam mereka bawa.

Lama berkeliling akhirnya kedua begundal ini tiba di di wilayah Pamarican. Didapatinya dua anak muda sedang asyik main ponsel di depan sebuah toko.

Tanpa banyak bicara, tersangka ATM langsung turun menghampiri kedua pemuda itu. Dia langsung meminta korban menyerahkan ponsel yang dipegangnya.

Tentu saja korban menolak dan berusaha mempertahankan haknya, tapi pelaku menggertak. Dihunusnya sebilah pisau untuk mengancam korban. Akhirnya korban menyerah, ponsel diserahkan dan kedua pelaku langsung tancap gas.

Tanpa disadari pelaku, perbuatan jahat mereka rupanya terekam CCTV yang dipasang pemilik toko. Karuan saja barang bukti itu mempermudah upaya penangkapan yang dilakukan polisi.

Besoknya tim Jatanras langsung mencokok kedua begal itu tanpa perlawanan. Mereka langsung dijebloskan ke sel tahanan Mapolres Ciamis.

"Kedua pelaku ditangkap sehari setelah kejadian, berdasarkan keterangan dari rekaman CCTV pemilik warung," ujar Wakapolres Ciamis Kompol R. Auliya Rifqie Abduldjabar, Rabu (10/11/2021).

Auliya membenarkan pelaku menggunakan senjata tajam untuk menakuti korbannya. "Pelaku mencuri untuk digunakan membeli minuman keras," tambahnya.

Dia juga membenarkan tersangka ATM merupakan residivis dengan tindak pidana yang sama yakni 365 KUHPidana, pencurian dengan kekerasan.

"Atas perbuatannya tersebut, kedua pelaku dikenakan Pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan. Ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara," pungkas Auliya.*

Editor: A Team

Tags

Terkini

Polisi Jadikan Angkutan Umum Media Kampanye Prokes

Sabtu, 13 November 2021 | 15:38 WIB

Mabuk "Kentang" Nekat Begal Ponsel, Berakhir di Bui

Rabu, 10 November 2021 | 21:30 WIB

Korban Tenggelam Pantai Karapyak Ditemukan Tewas

Sabtu, 6 November 2021 | 09:38 WIB

Ratusan Warga Tasikmalaya Tertipu Investasi Bodong

Senin, 1 November 2021 | 16:19 WIB
X