• Minggu, 28 November 2021

M Kece Mengaku Sakit Gigi dan Maag, Sidang Ditunda Sepekan

- Kamis, 25 November 2021 | 15:20 WIB
Terdakwa M. Kece digiring petugas saat meninggalkan Pengadilan Negeri Ciamis. (Faizal Amiruddin)
Terdakwa M. Kece digiring petugas saat meninggalkan Pengadilan Negeri Ciamis. (Faizal Amiruddin)

TINTAPUTIH - Sidang perdana kasus penistaan agama dengan terdakwa M Kece yang digelar Pengadilan Negeri Ciamis (PN) Ciamis, Kamis 25 November 2021 ditunda oleh majelis hakim. Sidang yang sedianya berisi agenda pembacaan dakwaan, diundur sepekan karena terdakwa M Kece mengaku sedang dalam kondisi sakit.

"Hari ini agenda sidangnya adalah pembacaan dakwaan. Namun terdakwa menyampaikan sedang tidak enak badan, sedang sakit. Sakit maag. Jadi majelis memberikan kesempatan untuk terdakwa berobat. Sidang ditunda selama satu minggu ke depan atau 2 Desember 2021. Agenda masih pembacaan dakwaan," kata Indra Muharam, Humas Pengadilan Negeri Ciamis.

Jalannya sidang sendiri sempat diwarnai perdebatan. Jaksa penuntut umum meminta sidang pembacaan dakwaan itu tetap dilanjutkan. Hakim sampai tiga kali melakukan skors jalannya persidangan. Jaksa berpendapat bahwa M Kece masih terlihat sehat untuk mengikuti jalannya persidangan. Jaksa bahkan sampai berniat mendatangkan dokter untuk memeriksa kondisi kesehatan terdakwa. Namun hingga saatnya hakim memutuskan, dokter yang akan dihadirkan oleh Jaksa tak kunjung tiba.

M Kece sendiri mengaku dirinya sedang mengalami sakit gigi dan gangguan lambung, sehingga mengaku tak bisa konsentrasi menjalani sidang. "Kalau sidang, harus saya konsentrasi penuh. Bangaimana (bisa konsentrasi) kalau kondisi saya sakit gigi, maag. Jadi mohon tidak mengganggu," kata M Kece disela persidangan.

Menghadapi situasi tersebut majelis hakim akhirnya memutuskan untuk menunda sidang pembacaan dakwaan hingga sepekan ke depan, untuk memberikan kesempatan kepada terdakwa berobat. "Sidang kita tunda hingga tanggal 2 Desember 2021," kata Ketua Majelis Hakim, Vivi Purnamawati.

Jalannya persidangan sendiri mendapat pengawalan yang cukup ketat dari aparat kepolisian. Saat masuk dan keluar M. Kece dikawal oleh polisi. Kasus ini mendapatkan perhatian dari publik tanah air, menyusul aksi M. Kece yang melakukan penistaan agama di akun media sosial miliknya.***

 

Editor: Faizal Amiruddin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polisi Jadikan Angkutan Umum Media Kampanye Prokes

Sabtu, 13 November 2021 | 15:38 WIB

Mabuk "Kentang" Nekat Begal Ponsel, Berakhir di Bui

Rabu, 10 November 2021 | 21:30 WIB

Korban Tenggelam Pantai Karapyak Ditemukan Tewas

Sabtu, 6 November 2021 | 09:38 WIB

Ratusan Warga Tasikmalaya Tertipu Investasi Bodong

Senin, 1 November 2021 | 16:19 WIB
X