• Senin, 4 Juli 2022

Dedi Mulyadi Jadi Orangtua Angkat Santriwati Korban Pencabulan Guru Pesantren Bandung

- Minggu, 12 Desember 2021 | 09:35 WIB
Anggota DPR RI Dedi Mulyadi bersama kepala desa di Garut selatan seusai menengok santriwati korban pencabulan guru pesantren Bandung, Sabtu (11/12/2021). (Dok Pribadi Dedi Mulyadi)
Anggota DPR RI Dedi Mulyadi bersama kepala desa di Garut selatan seusai menengok santriwati korban pencabulan guru pesantren Bandung, Sabtu (11/12/2021). (Dok Pribadi Dedi Mulyadi)

TINTAPUTIH - Anggota DPR Dedi Mulyadi menjadi orangtua angkat untuk 12 santriwati korban pencabulan guru pesantren Bandung.

Hal itu ia sampaikan seusai menengok para korban yang mayoritas berasal dari Garut selatan. Dedi mengunjungi wilayah pedalaman Garut itu pada Sabtu (11/12/2021) malam.

"Saya mengunjungi mereka dan saya sudah fiks jadi orangtua angkat mereka," kata Dedi dilansir Tintaputih, Minggu (12/12/2021).

Dedi mengatakan, para korban pencabulan guru pesantren Bandung ini dalam keadaan baik-baik. Kondisi traumatiknya sudah berangsur-angsur hilang.

Baca Juga: Kemenag Tutup Pesantren Tahfiz Milik Pelaku Pemerkosaan Belasan Santriwati di Bandung

Mereka pun bersemangat untuk kembali sekolah. Bahkan, ada beberapa di antara mereka yang ingin ikut ke Purwakarta untuk belajar di pesantren dan sekolah.

"Mereka akan saya ajak ke Purwakarta belajar di pesantren. Saya kan punya pensatren di Purwakarta," ujar Dedi.

Awal mula kasus terungkap

Dalam kesempatan itu, Dedi juga menceritakan awal mula kasus pencabulan belasan santriwati oleh guru pesantren di Bandung bernama Herry Wirawan, itu terungkap.

Kasus itu berawal dari laporan salah satu sepupu korban yang baru saja menjadi santriwati. Ia melihat kecurigaan kepada sepupunya yang seperti dalam keadaan hamil.

Halaman:

Editor: Farid Riadh

Tags

Artikel Terkait

Terkini

100 Hektar Sawah di Ciganjeng Terendam Banjir

Selasa, 28 Juni 2022 | 22:17 WIB

Akibat PMK Merebak, Sapi di Peternakan Mogok Makan

Selasa, 28 Juni 2022 | 21:22 WIB

24 Calon Jemaah Haji Pangandaran Gagal Berangkat

Minggu, 26 Juni 2022 | 09:14 WIB

Ratusan Warga Bantarkalong Tasikmalaya Keracunan

Minggu, 26 Juni 2022 | 08:26 WIB
X