• Sabtu, 2 Juli 2022

Update Penyidikan Korupsi Proyek Infrastruktur, KPK Terus Lakukan Pemanggilan Pejabat Pemkot Banjar

- Rabu, 22 Desember 2021 | 13:23 WIB
Foto Ali Fikri, Jubir KPK. (Dok)
Foto Ali Fikri, Jubir KPK. (Dok)

TINTAPUTIH - Untuk kesekian kalinya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemanggilan terhadap sejumlah saksi terkait dugaan tindak pidana korupsi proyek pekerjaan infrastruktur pada Dinas PUPR Kota Banjar tahun 2012-2017.

Update hari Rabu 22 Desember 2021, KPK memanggil empat orang pegawai Pemkot Banjar untuk dimintai keterangannya.

"Para saksi hadir dan didalami pengetahuannya antara lain adanya dugaan aliran uang yang diterima oleh pihak yang terkait perkara ini dari beberapa pengerjaan proyek pada dinas pemerintahan di Pemkot Banjar," kata Juru Bicara KPK Ali Fikri, Rabu 22 Agustus melalui keterangan tertulis.

Ali Fikri memaparkan keempat orang itu adalah Heri Heryaman Kepala Bidang Pertamanan dan Pemakaman Kota Banjar tahun 2010, Supratman Kadis Dinas Kebersihan, Pertamanan, Pemakaman dan Lingkungan Hidup (DKPPLH) Kota Banjar tahun 2011, Hj. Noorjanah AR Kepala Bidang Pertamanan dan Pemakaman Kota Banjar tahun 2011 dan Basir Kepala Bidang Lingkungan Hidup Kota Banjar tahun 2011.

Baca Juga: Ditinggal Istri dan Anak Bekerja, Mertua di Tasikmalaya Memperkosa Menantu

Sebelumnya pada Senin 20 Desember 2021, KPK memanggil 5 orang pejabat atau mantan pejabat yang dibutuhkan keterangannya terkait kasus itu.

Ali Fikri memaparkan kelima orang itu adalah Salim Heryanto, Sekdis DKPLHD Kota Banjar tahun 2007-2008, Komarudin Saprialidin Kepala Bidang Lingkungan Hidup Kota Banjar tahun 2007-2008 dan Hilda Siti Hindasah Kepala Bidang Pertamanan dan Pemakaman Kota Banjar tahun 2007-2008.

Dua lainnya adalah Wawan Hernawan Kepala Bidang Bina Program Kota Banjar tahun 2007-2008 dan Endang Hendra Kepala Badan Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Banjar tahun 2009.

Penyidikan kasus dugaan korupsi proyek pekerjaan infrastruktur pada Dinas PUPR Kota Banjar tahun 2012-2017, selama ini terus dilakukan oleh KPK.

Halaman:

Editor: Faizal Amiruddin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

100 Hektar Sawah di Ciganjeng Terendam Banjir

Selasa, 28 Juni 2022 | 22:17 WIB

Akibat PMK Merebak, Sapi di Peternakan Mogok Makan

Selasa, 28 Juni 2022 | 21:22 WIB

24 Calon Jemaah Haji Pangandaran Gagal Berangkat

Minggu, 26 Juni 2022 | 09:14 WIB

Ratusan Warga Bantarkalong Tasikmalaya Keracunan

Minggu, 26 Juni 2022 | 08:26 WIB
X