• Sabtu, 2 Juli 2022

KPK Menetapkan Mantan Wali Kota Banjar dan Seorang Pengusaha jadi Tersangka Korupsi

- Kamis, 23 Desember 2021 | 18:30 WIB
Ketua KPK saat mengumumkan status tersangka atas Herman Sutrisno dan Rahmat Wardi
Ketua KPK saat mengumumkan status tersangka atas Herman Sutrisno dan Rahmat Wardi

TINTAPUTIH - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wali Kota Banjar periode 2003-2013 dr. Herman Sutrisno sebagai tersangka suap dan penerimaan gratifikasi.

Herman ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan korupsi terkait proyek pekerjaan infrastruktur pada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Banjar tahun 2008-2013.

Selain itu KPK juga menetapkan satu tersangka lainnya yaitu Rahmat Wardi selaku Direktur CV Prima, sebuah perusahaan jasa konstruksi di Kota Banjar.

KPK mengambil tindakan lanjutan dengan melakukan penyelidikan sehingga ditemukan adanya bukti permulaan yang cukup untuk meningkatkan perkara ini pada tahap penyidikan dengan mengumumkan tersangka,” ujar Ketua KPK Firli Bahuri dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (23/12/2021).

Firli menyampaikan, Rahmat Wardi dan Herman Sutrisno memiliki kedekatan. KPK menduga ada peran aktif dari Herman Sutrisno di antaranya dengan memberikan kemudahan bagi Rahmat Wardi untuk mendapatkan izin usaha, jaminan lelang dan rekomendasi pinjaman bank.

Baca Juga: Viral Spiderman Asyik Bakar Sate oleh Netizen Dijuluki 'Satederman

Hal itu, ujar Firli, membuat Rahmat Wardi bisa mendapatkan beberapa paket proyek pekerjaaan di Dinas PUPRPKP (Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman) Kota Banjar.

"Antara tahun 2012 sampai dengan 2014, RW (Rahmat Wardi) dengan beberapa perusahaannya mengerjakan 15 paket proyek pekerjaan pada Dinas PUPRPKP Kota Banjar dengan total nilai proyek sebesar Rp 23,7 miliar," kata Firli.

Atas kemudahan itu Herman Sutrisno menerima fee proyek antara 5 persen sampai dengan 8 persen dari nilai proyek yang dikelola.

Halaman:

Editor: Faizal Amiruddin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

100 Hektar Sawah di Ciganjeng Terendam Banjir

Selasa, 28 Juni 2022 | 22:17 WIB

Akibat PMK Merebak, Sapi di Peternakan Mogok Makan

Selasa, 28 Juni 2022 | 21:22 WIB

24 Calon Jemaah Haji Pangandaran Gagal Berangkat

Minggu, 26 Juni 2022 | 09:14 WIB

Ratusan Warga Bantarkalong Tasikmalaya Keracunan

Minggu, 26 Juni 2022 | 08:26 WIB
X