• Rabu, 26 Januari 2022

Tuntutan Hukuman Mati Herry Wirawan Disorot Komnas HAM, Ini Respons Kuasa Hukum Korban

- Kamis, 13 Januari 2022 | 08:48 WIB
Kuasa hukum korban pemerkosaan Herry Wirawan, Yudi Kurnia
Kuasa hukum korban pemerkosaan Herry Wirawan, Yudi Kurnia

 

TINTAPUTIH - Kuasa hukum korban pemerkosaan Herry Wirawan, Yudi Kurnia angkat bicara terkait penolakan Komnas HAM atas tuntutan JPU yang menuntut terdakwa dengan hukuman mati dan hukuman kebiri kimia.

Dikatakan Yudi Kurnia, tuntutan hukuman maksimal terhadap terdakwa, meski tidak bisa  meredakan sakit hati para korban namun bisa sedikit mengobati perasaan sakit hati para korban.

"Kita apresiasi tuntutan hukuman maksimal terhadap terdakwa karena JPU melakukan tuntutan sesuai dengan perubahan kedua UU Perlindungan Anak yang mengatur hukuman mati dan hukuman kebiri kimia, dimana dalam aturan itu mensyaratkan hukuman mati jika korban lebih dari satu orang, dan ini korban lebih dari sepuluh orang," kata dia.

Ditambahkan, pihaknya sempat kecewa karena dalam dakwaan sebelumnya JPU belum menggunakan UU Perlindungan Anak perubahan kedua dan hanya menjerat terdakwa dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Baca Juga: Gegara Bupati Ciamis Batal Mampir, Anggota BPD Cimaragas Kesurupan

"Tuntutan hukuman mati dan hukuman kebiri sudah sesuai dengan harapan kita dan sesuai dengan yang kita perjuangkan selama ini dan JPU sudah tepat dan benar menerapkan tuntutan hukuman mati dan hukuman kebiri," kata Yudi.

Dia menjelaskan jika menurut Komnas HAM tuntutan hukuman mati harus dicegah karena dinilai melanggar sisi Hak Asasi Manusia, maka aturan hukuman mati sudah menjadi ketentuan aturan.

"Jika Komnas HAM merasa ini harus dicegah silahkan uji materi undang-undang ini ke Mahkamah konstitusi," terang Yudi Kurnia.

Yudi juga mengapresiasi langkah JPU yang menuntut terdakwa untuk memberikan restitusi atau ganti rugi bagi para korban.

Halaman:

Editor: Faizal Amiruddin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kota Tasik Hujan Es, Pohon Tumbang di Beberapa Titik

Selasa, 25 Januari 2022 | 15:35 WIB

Cabuli Bocah 4 Tahun Pria Uzur Ditangkap Polisi

Sabtu, 22 Januari 2022 | 19:53 WIB

Total 257 Rumah Rusak Akibat Gempa Banten

Sabtu, 15 Januari 2022 | 20:08 WIB
X