• Minggu, 22 Mei 2022

Investasi Skema Ponzi Tipu 300 Warga Tasikmalaya, Total Kerugian Rp 5,7 Miliar

- Rabu, 19 Januari 2022 | 21:37 WIB
Dua dari tiga tersangka penipuan investasi skema ponzi di Tasikmalaya.
Dua dari tiga tersangka penipuan investasi skema ponzi di Tasikmalaya.

TINTAPUTIH - Aparat Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Kota membongkar kasus investasi bodong atau penipuan skema Ponzi yang merugikan 300 orang dengan total kerugian mencapai Rp 5,7 miliar.

Kasus ini melibatkan tiga orang tersangka yakni Livia Anggraeni (22) warga Ciharashas Desa Cikarang Kecamatan Malangbong Garut, Rivaldi Muhsin (22) warga Sangkali Desa Cogreg Kecamatan Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya dan Evi Lestariani (22) warga Kampung Citiis Desa Cibunar Kecamatan Malangbong Kabupaten Tasikmalaya.

Livia dan Rivaldi merupakan sepasang kekasih dan masih berstatus sebagai mahasiswa. Mayoritas korbannya pun berasal dari kalangan mahasiswa.

Keduanya kini mendekam di tahanan Polres Tasikmalaya Kota. Sementara Evi ditahan, karena dia baru saja melahirkan dan harus menyusui bayi.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Aszhari Kuniawan didampingi Paur Humas Ipda Jajang Kurniawan memaparkan awal kasus ini terjadi pada September 2021 lalu. Livia ketika itu menawarkan investasi kepada salah seorang korban bernama Sari.

Baca Juga: Senat Unsil Tetapkan Tiga Calon Rektor, Semua Calon Eksternal Kandas

Modusnya korban diajak investasi dengan iming-iming keuntungan 40 persen. Konon investasi itu bergerak dalam bidang usaha koperasi simpan pinjam.

Ternyata mahasiswa dan warga yang tertarik cukup banyak. Jumlahnya mencapai 300 orang, dengan nilai investasi bervariasi.

"Yang paling kecil nilainya Rp 1 juta dan yang terbesar Rp 60 juta. Total uang yang terkumpul Rp 5,7 miliar," kata Aszhari.

Halaman:

Editor: Faizal Amiruddin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dea Onlyfans Sedang Hamil 5 Bulan

Rabu, 18 Mei 2022 | 12:19 WIB

Dua Penambang Emas di Garut Tewas Keracunan Gas

Minggu, 15 Mei 2022 | 10:22 WIB
X