• Kamis, 30 Juni 2022

Dua Penambang Emas di Garut Tewas Keracunan Gas

- Minggu, 15 Mei 2022 | 10:22 WIB
Warga mengevakuasi 2 korban tewas di galian tambang emas Kabupaten Garut.
Warga mengevakuasi 2 korban tewas di galian tambang emas Kabupaten Garut.

TINTAPUTIH - Dua orang warga Kampung Cihikeu Desa Cihikeu Kecamatan Bungbulang Kabupaten Garut tewas mengenaskan di dalam lubang galian sedalam 11 meter, Jumat 13 Mei 2022 sekira pukul 21.00 WIB. Jenazah keduanya baru bisa dievakuasi sekira pukul 2.30 WIB.

Mereka menggali tanah karena menduga tanah galian tersebut ada kadar emasnya. Namun setelah menggali lubang dengan kedalaman 11 meter tanah galian tersebut tidak mengandung emas seperti yang diharapkan.

Nahas, saat mereka kembali ke lokasi galian dengan maksud mengambil alat-alat galian yang masih tertinggal, dua orang tewas di dalam lubang galian.

Baca Juga: Pemprov Jabar Gulirkan Program Beasiswa JFLS Pendaftaran 27 Juni-27 Juli 2022

Menurut keterangan Kapolsek Bungbulang, AKP Endang Mulyana kejadian bermula saat beberapa orang warga Kampung Cihikeu Desa Cihikeu Kecamatan Bungbulang Kabupaten Garut berangkat dari rumahnya sekira pukul 18.30 WIB menuju lokasi galian di Kampung Saninten Desa Cihikeu Kecamatan Bungbulang Kabupaten Garut untuk mengambil alat-alat galian yang masih tertinggal di dalam lubang galian.

Mereka akan menghentikan galian tersebut karena setelah menggali dengan kedalaman 11 meter tanah galian tidak mengandung emas seperti yang mereka harapkan.

"Sampai di lokasi lubang galian Asep Rohmat turun ke dalam lubang galian dan yang lainnya menunggu di atas, namun setelah beberapa saat Asep Rohmat (32) tidak kunjung naik lagi sehingga Momon (48) turun ke dalam lubang galian, nahas keduanya tidak juga naik ke atas sehingga satu orang lainnya yaitu Asep Mulyadin (42) turun ke dalam lubang galian untuk mengecek keduanya," jelas Endang Mulyana, Sabtu 14 Mei 2022.

Baca Juga: KKP Gagalkan Penyelundupan 30.911 Baby Lobster ke Singapura, Pelaku Terancam 8 Tahun Penjara

Menurut pengakuan Asep Mulyadin baru sampai di tengah lubang galian dia mencium bau gas sehingga buru-buru naik ke atas untuk meminta pertolongan serta melaporkan kejadian tersebut ke pemerintah setempat.

Halaman:

Editor: Faizal Amiruddin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

100 Hektar Sawah di Ciganjeng Terendam Banjir

Selasa, 28 Juni 2022 | 22:17 WIB

Akibat PMK Merebak, Sapi di Peternakan Mogok Makan

Selasa, 28 Juni 2022 | 21:22 WIB

24 Calon Jemaah Haji Pangandaran Gagal Berangkat

Minggu, 26 Juni 2022 | 09:14 WIB

Ratusan Warga Bantarkalong Tasikmalaya Keracunan

Minggu, 26 Juni 2022 | 08:26 WIB
X