• Minggu, 3 Juli 2022

Kawanan Perampok Beraksi di Kantor Disdik Kabupaten Tasikmalaya

- Senin, 20 Juni 2022 | 12:21 WIB
Polisi memeriksa TKP perampokan di kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya
Polisi memeriksa TKP perampokan di kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya


TINTAPUTIH - Aksi perampokan terjadi di kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya, Senin (20/6/2022) dinihari. Tiga orang penjaga kantor dilumpuhkan oleh kawanan pelaku. Mereka yang merupakan dua petugas kebersihan (office boy) dan seorang Satpam, diikat oleh pelaku. Mulut dan matanya pun ditutup lakban.

Iin salah seorang office boy mengatakan sekitar pukul 01.30 WIB, saat sedang berada di lantai 2 dirinya mendengar suara gaduh di lantai bawah.

Dia berniat melihat sumber suara, tapi keburu dihadang oleh salah seorang pelaku. Pelaku yang mengenakan topeng atau tregos ini mengancam pelaku dengan golok. Pelaku meminta Iin diam. "Mau lihat ke bawah, pelaku keburu datang, yang terlihat 2 orang. Saya tak melawan," kata Iin.

Baca Juga: Pria Asal China Ditusuk Saat Main HP, Ternyata Pelakunya Juga Warga China

Iin yang menyerah langsung disekap. Tangannya diikat ke belakang, mulutnya dilakban dan matanya pun dilakban. "Setelah itu saya tak tahu lagi, apa yang terjadi. Terdengar suara mereka mengacak-acak ruangan atas," kata Iin.

Iin mengatakan pelaku yang menyekapnya berperawakan kurus. Wajahnya tertutup dan memakai baju hitam. "Bicara bahasa Indonesia, seperti logat Jawa. Tak ada logat Sundanya," kata Iin.

Beberapa jam berselang, saat suasana sudah terdengar sepi Iin kemudian berusaha melepaskan ikatan. Dia merangkak ke dapur, dia ingat di sana ada gunting. "Merangkak ke dapur, pakai kaki ambil gunting. Pas gunting jatuh, saya gesekkan ke ikatan tangan dari belakang," kata Iin.

Baca Juga: Terpilih Jadi Pembaca Do'a Tingkat Nasional di Jamnas XI Hizmi Siap Jadi yang Terbaik

Setelah berhasil melepaskan diri, Iin memilih kabur lewat jendela lantai 2 lalu melompat ke pagar. "Saya takut pelaku masih ada. Saya memilih keluar lewat jendela, lalu meminta pertolongan ke Satpam PUPR. Itu sekitar jam 3," kata Iin.

Setelah itu Satpam PUPR kemudian memeriksa ke kantor Disdik. Rupanya ada dua orang lainnya yang disekap oleh pelaku. Mereka adalah Sandi Satpam dan Yandi office boy. Setelah ketiga pegawai diselamatkan mereka langsung melapor ke polisi.

Halaman:

Editor: Faizal Amiruddin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

100 Hektar Sawah di Ciganjeng Terendam Banjir

Selasa, 28 Juni 2022 | 22:17 WIB

Akibat PMK Merebak, Sapi di Peternakan Mogok Makan

Selasa, 28 Juni 2022 | 21:22 WIB

24 Calon Jemaah Haji Pangandaran Gagal Berangkat

Minggu, 26 Juni 2022 | 09:14 WIB

Ratusan Warga Bantarkalong Tasikmalaya Keracunan

Minggu, 26 Juni 2022 | 08:26 WIB
X