• Senin, 8 Agustus 2022

Jumlah Penyandang Disabilitas di Kota Tasikmalaya yang Bersekolah Diprediksi Baru 30 Persen

- Minggu, 26 Juni 2022 | 22:46 WIB
Para peserta didik SLB ABC Argasari Lestari Kota Tasikmalaya menikmati bermain air seusai pembagian rapot.* (Istimewa)
Para peserta didik SLB ABC Argasari Lestari Kota Tasikmalaya menikmati bermain air seusai pembagian rapot.* (Istimewa)

TINTA PUTIH - Tekad dan komitmen pengelola SLB ABC Argasari Lestari Kota Tasikmalaya dalam mensosialisasikan pentingnya pendidikan untuk kaum disabilitas tak pernah luntur.

Dimotori Aris Rahman, SPd, Kepala SLB ABC Tasikmalaya, kampanyenya untuk mendorong anak berkebutuhan khusus (ABK) dapat mengenyam pendidikan terus dilakukan. Terlebih dukungan dari sejumlah stakeholder yang tergeral untuk ikut mengkampanyekan upaya itu makin banyak

Terakhir, komunitas mobil Sidekick, Escudo dan Vitara (SEV) Indonesia Chapter Tasikmalaya dan Pemuda Pemudi Penggerak Kota Tasikmalaya (Pagerasik) ikut andil berkampanye tentang pendidikan disabilitas saat menyemarakan pembagian raport di kawasan wisata air Aboh.

Baca Juga: SEV Chapter Tasikmalaya dan Pagerasik Ikut Kampanyekan Pentingnya Pendidikan untuk Disabilitas

Meski sudah bertahun-tahun berkampanye, Aris mengaku bahwa jumlah penyandang disabilitas di Kota Tasikmalaya yang belum mengenyam bangku sekolah diperkirakan masih banyak karena banyak faktor.

Menurut dia, dari enam SLB yang ada di Kota Tasikmalaya, jumlah ABK yang bersekolah baru mencapai 686 orang (data tahun 2021). Padahal berdasarkan data Organisasi PBB atau United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO), minimal ada 1 persen ABK

dari jumlah usia pendidikan atau 5-14 tahun yang ada di setiap wilayah. Artinya, jika di Kota Tasikmalaya ada sekitar 17.000-an orang berada pada usia itu, maka minimal ada 10.000 sampai 1.700 ABK.

Baca Juga: Sejak Awal Tahun 2022, Kabupaten Pangandaran Telah Diguncang 68 Kali Gempa

"Jadi kalau saat ini ABK yang sekolah baru sekitar 30 persennya. Itu artinya lebih dari 60 persen lainnya boleh jadi masuk sekolah umum dan tidak bersekolah sama sekali," ujar Aris akhir pekan lalu.

Halaman:

Editor: Gilang Teruna Purwadestian

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Istri Ferdy Sambo Akan Diperiksa LPSK Besok

Senin, 8 Agustus 2022 | 17:00 WIB

Sopir dan Ajudan Istri Ferdy Sambo Ditahan

Minggu, 7 Agustus 2022 | 20:51 WIB

Irjen Fredy Sambo Ditahan di Mako Brimob?

Minggu, 7 Agustus 2022 | 00:22 WIB

Pelajar di Garut Jadi Pengedar Ganja Sintetis

Kamis, 4 Agustus 2022 | 11:39 WIB

Diduga Polisi Gadungan Lakukan Tilang

Minggu, 31 Juli 2022 | 16:19 WIB
X