• Rabu, 30 November 2022

Ferdy Sambo Jalani Sidang Kode Etik, Kompolnas : Sambo lebih Tepat Mendapatkan Sanksi Pemecatan

- Kamis, 25 Agustus 2022 | 11:59 WIB
Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo
Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo

TINTAPUTIH - Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, tersangka kasus pembunuhan terhadap Brigadir J, kini sedang menjalani sidang Komisi Kode Etik Polri.

Sidang tersebut dilangsungkan secara tertutup, dilaksanakan di gedung Transnational Crime Center Divisi Propam Mabes Polri.

Ferdy dikabarkan sudah mengajukan surat pengunduran diri kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Hal itu terungkap saat rapat Polri dengan Komisi III DPR RI pada Rabu (24/8).

Baca Juga: Hasil Sidang Komdis PSSI, Arema FC Didenda Rp 100 Juta Gegara Flare, Persebaya Rp 50 Juta Akibat Botol Minuman

Dilansir dari Antaranews.com Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarty menyebutkan Irjen Pol. Ferdy Sambo lebih tepat mendapatkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) atau pemecatan sebagai anggota Polri, bukan karena yang bersangkutan mengundurkan diri.

"Kita lihat sidang kode etik hari ini. Kalau membaca Pasal 111 ayat (2) Perpol 7 Tahun 2022, untuk FS lebih tepat digelar sidang kode etik yang menjatuhkan hukuman PTDH, bukan dia mengundurkan diri," kata Poengky.

Dalam Pasal 111 ayat (1) menyebutkan terhadap terduga pelanggar Kode Etik Profesi Polri (KEPP) yang diancam dengan sanksi PTDH diberikan kesempatan untuk mengajukan pengunduran diri dari dinas Polri atas dasar pertimbangan tertentu sebelum pelaksanaan sidang KKEP.

Baca Juga: Manchester United vs Liverpool 2-1, Kemenangan Pertama Jauhi Zona Degradasi, Erik ten Hag Kini Sanjung Pemain

 Pada Pasal 111 ayat (2) menjelaskan bahwa kesempatan untuk mengajukan pengunduran diri yang boleh dengan pertimbangan tertentu sebagaimana dimaksud pada ayat (1), meliputi terduga pelanggar memiliki masa dinas paling sedikit 20 tahun, memiliki prestasi, kinerja yang baik, dan berjasa kepada Polri, bangsa dan negara sebelum melakukan pelanggaran, dan tidak melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara paling lama 5 tahun.

Halaman:

Editor: Gilang Teruna Purwadestian

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sepeda Motor Tertabrak Mobil, Sekeluarga Wafat

Selasa, 25 Oktober 2022 | 13:52 WIB

Rumah Guru Honorer di Garut Ambruk

Senin, 24 Oktober 2022 | 08:56 WIB

Media Asing Soroti Tragedi Kanjuruhan Malang

Minggu, 2 Oktober 2022 | 14:07 WIB

Tragedi Kanjuruhan Bukan Bentrokan Antar Suporter

Minggu, 2 Oktober 2022 | 12:20 WIB

Viral, Anggota DPRD Depok Diduga Aniaya Supir Truk

Sabtu, 24 September 2022 | 22:33 WIB

Mobil Truk Tabrak Tiang BTS, 10 Orang Tewas

Rabu, 31 Agustus 2022 | 14:35 WIB

Gelombang Tinggi Menghantam Perairan Pangandaran

Selasa, 30 Agustus 2022 | 14:02 WIB

Ferdy Sambo Dipecat dari Institusi Polri

Jumat, 26 Agustus 2022 | 08:45 WIB

Sidang Kode Etik Ferdy Sambo, Hadirkan Lima Saksi

Kamis, 25 Agustus 2022 | 12:12 WIB

Terpopuler

X