• Selasa, 16 Agustus 2022

Peserta Rapat DPRD Pangandaran Apresiasi Baju Adat Jokowi

- Senin, 16 Agustus 2021 | 13:15 WIB
1629784742915
1629784742915

Pangandaran - DPRD Kabupaten Pangandaran melaksanakan rapat paripurna virtual dengan agenda mendengarkan pidato Presiden RI dalam rangka penyampaan pengantar pemerintah atas RUU APBN Tahun Anggaran 2022, Senin (16/8/2021).

Pada pidatonya Presiden Joko Widodo menyampaikan pada tahun 2022, pemerintah merencanakan kebijakan fiskal yang tetap ekspansif guna mendukung percepatan pemulihan sosial-ekonomi, namun juga konsolidatif untuk menyehatkan APBN dengan penguatan reformasi struktural.

Karena itu, Pemerintah menyampaikan enam fokus utama dalam kebijakan APBN Tahun 2022. Pertama melanjutkan upaya pengendalian COVID-19 dengan tetap memprioritaskan sektor kesehatan.

Kedua menjaga keberlanjutan program perlindungan sosial bagi masyarakat miskin dan rentan. Ketiga memperkuat agenda peningkatan SDM yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing.

Keempat melanjutkan pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kemampuan adaptasi teknologi. Kelima penguatan desentralisasi fiskal untuk peningkatan dan pemerataan kesejahteraan antar daerah.

Keenam, melanjutkan reformasi penganggaran dengan menerapkan zero-based budgeting untuk mendorong agar belanja lebih efisien, memperkuat sinergi pusat dan daerah, fokus terhadap program prioritas dan berbasis hasil, serta antisipatif terhadap kondisi ketidakpastian.

Disampaikan juga bahwa defisit anggaran tahun 2022 direncanakan sebesar 4,85 persen terhadap PDB atau Rp 868 triliun.

Rencana defisit tahun 2022 memiliki arti penting sebagai langkah untuk mencapai konsolidasi fiskal, mengingat tahun 2023 defisit anggaran diharapkan dapat kembali ke level paling tinggi 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto.

Defisit anggaran tahun 2022 akan dibiayai dengan memanfaatkan sumber-sumber pembiayaan yang aman dan dikelola secara hati-hati, dengan menjaga keberlanjutan fiskal.

Komitmen untuk menjaga keberlanjutan fiskal dilakukan agar tingkat utang dalam batas yang terkendali.

Sementara itu penampilan Presiden Joko Widodo yang mengenakan pakaian adat Baduy menuai apresiasi dari peserta rapat paripurna DPRD Pangandaran. Sebagai bagian dari masyarakat Sunda, mereka mengaku bangga dengan pilihan kostum yang digunakan oleh Presiden.

"Itu sebuah penghargaan yang luar biasa bagi masyarakat tatar Sunda," kata salah seorang peserta.*

Editor: A Team

Tags

Terkini

DPD PAN Pangandaran Targetkan Raih 8 Kursi di DPRD

Selasa, 21 Juni 2022 | 10:40 WIB
X