• Minggu, 28 November 2021

Empat Anak Yatim Piatu Dalam 24 Jam, Dijenguk PAC Gerindra Kawalu

- Kamis, 4 November 2021 | 18:37 WIB
IMG-20211103-WA0027
IMG-20211103-WA0027

Tasikmalaya - Duka yang tengah mendera empat orang bocah yang baru ditinggal pergi kedua orangtuanya secara bersamaan dalam waktu 24 jam masih menyita empati dari sejumlah kalangan.

Uluran tangan hingga harapan sejumlah kalangan untuk mengadopsi Nurhadi (12), Melinda (9), Takzia Oktavia (3) dan M. Zika (8 bulan) pun berdatangan.

Ita Puspita pegiat sosial asal Karanganyar, Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya misalnya mengaku sangat terharu dengan takdir getir yang dialami Nurhadi dan adik-adiknya.

Maka dirinya bersepakat dengan suaminya untuk merawat keempat bocah yang masih butuh perhatian orangtua itu.

Dengan mengadopsi keempatnya dalam satu atap, Nurhadi dan adik-adiknya diyakini bisa tetap merasakan sebuah tatanan keluarga yang utuh alias tidak berjauhan seperti saat ini.

Nurhadi yang merupakan santri di ponpes Miftahul Falah itu baru delapan hari tepatnya pada tanggal 25 Oktober 2021 lalu ditinggal kedua orangtuanya sekaligus.

Ayahnya Dedi Rustandi (39) yang didera komplikasi sejumlah penyakit, wafat pada Senin (25/10) dinihari dan disusul ibunya Wahyuningtyas (32) pada siang harinya.

"Ya Bu Tyas yang sedang menerima banyak tamu yang takziah tiba-tiba tergeletak. Saat kita periksa dan hendak diberi air minum hangat, ternyata sudah wafat," ujar Ketua RT 03 RW 04 Kampung Cijeruk Kelurahan Cibeuti Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya, saat mendampingi Ita dan rombongan para Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerindra Kec. Kawalu Kota Tasikmalaya, kemarin.

Ita yang juga pengurus PAC Gerindra sendiri tergerak menawarkan merawat keempat anak yatim piatu itu dan menginisiasi gerakan donasi kepada sejumlah kader dan masyarakat lain sehingga terkumpul dana lumayan untuk bekal sementara Nurhadi dan adik-adiknya.

"Tidak banyak sih, tetapi yang penting komitmen teman-teman PAC untuk selalu peka terhadap fenomena sosial di lingkungannya," ujar Ita yang didampingi Ketua PAC Gerindra Kawalu, Ade Soemantri.

Hanya saja harapan Ita untuk merawat empat bocah yatim piatu itu bertepuk sebelah tangan. Sebab keluarga Nurhadi belum bersedia dan ingin tetap tinggal bersama keluarganya yang tersisa yakni bibinya Ny. Dedeh, neneknya, kerabatnya, dan buyutnya yang masih ada.

"Ya, saya mau tinggal di sini saja, " ujar bocah yang bercita-cita jadi tentara itu.

Dedeh juga menegaskan bahwa keluarga sudah bulat untuk merawat mereka berempat di lingkungan keluarga. Si bungsu sendiri, kata Dedeh kini dirawat oleh adik almarhum di Jawa. Sementara yang kedua dibawa kakak almarhum Dedi di Karangnunggal Kab. Tasik.

"Jadi yang disini tinggal Nurhadi dan Melinda. Mudah-mudahan bisa tabah meski sudah ditinggal kedua orangtuanya serta tinggal berjauhan dengan saudaranya," ujar Dedeh.*

Editor: A Team

Tags

Terkini

KPPG Kota Tasikmalaya Dorong Perempuan Melek Politik

Jumat, 19 November 2021 | 14:58 WIB

Melinda Merindukan Dua Adiknya Yang Terpisah Jauh

Minggu, 7 November 2021 | 11:39 WIB

Simak Pesan Ketua DPRD di HUT Pangandaran ke-9

Senin, 25 Oktober 2021 | 11:50 WIB

Dewan Dorong Pemkot Tasikmalaya Optimalisasi PAD

Jumat, 8 Oktober 2021 | 19:57 WIB
X