• Selasa, 27 September 2022

Motivasi Petani Padi, Anggota DPRD Kabupaten Pangandaran Bagikan Topi Caping

- Rabu, 24 November 2021 | 00:02 WIB
Anggota DPRD Kabupaten Pangandaran Wowo Kustiwa membagikan topi caping kepada petani. (dok. Wowo Kustiwa)
Anggota DPRD Kabupaten Pangandaran Wowo Kustiwa membagikan topi caping kepada petani. (dok. Wowo Kustiwa)

TINTAPUTIH - Mayoritas lahan pertanian padi di Kabupaten Pangandaran saat ini tengah memasuki musim tanam terakhir tahun 2021. Musim tanam kali ini relatif memiliki tantangan berbeda bagi para petani. Hal itu berkaitan dengan datangnya curah hujan yang tinggi, berkaitan dengan prediksi terjadina fenomena La Nina. Prediksi BMKG fenomena alam ini akan membuat curah hujan lebih tinggi dari biasanya.

Para petani dihadapkan pada ancaman gagal panen akibat banjir, terutama bagi area sawah di dataran rendah. Musim penghujan pun menyimpan potensi serangan hama yang lebih kuat.

"Pemerintah harus hadir mendampingi petani, jangan sampai mereka mengalami gagal panen. Semua potensi buruk harus diantisipasi," kata Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pangandaran Wowo Kustiwa.

Hal itu diungkapkan Wowo usai memberikan dukungan semangat dan motivasi kepada petani yang tengah menanam di pesawahan Desa Selasari Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran. Tak hanya menyemangati petani, Wowo juga membagikan topi caping atau dudukuy kepada para petani.

Baca Juga: Komisi IV DPRD Dukung Optimalisasi Perpustakaan Pangandaran

Karuan bantuan spontan itu membuat para petani yang sedang panas-panasan di bawah terik matahari sumringah. Topi anyaman berdiameter besar khas petani itu cukup untuk melindungi bagian kepala dari sengatan matahari.

Lebih lanjut Wowo memaparkan, sektor pertanian adalah sektor yang sangat strategis bagi laju pertumbuhan ekonomi masyarakat Pangandaran. Sektor pertanian menjadi penyumbang PDRB terbesar masyarakat Pangandaran.

Selain itu Wowo juga mengingatkan bahwa sektor pertanian adalah bidang usaha masyarakat yang tahan banting. Dampak pandemi COVID-19 yang begitu ganas menghantam sektor perdagangan dan jasa, ternyata tak terlalu berdampak signifikan bagi sektor pertanian.

"Maka dari itu Pemerintah Kabupaten Pangandaran harus serius membantu petani. Kami di DPRD pun tentu akan melakukan hal yang sama sesuai dengan tugas dan kewenangan kami," kata Wowo.***

Halaman:

Editor: Faizal Amiruddin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

84 Persen Kepala Daerah Terpilih Disokong Cukong

Senin, 19 September 2022 | 08:53 WIB

7 Instruksi AHY agar Partai Demokrat Menang di Jawa Barat

Minggu, 18 September 2022 | 17:24 WIB

Viman Dianggap Bisa Jadi Harapan Baru Masyarakat

Jumat, 19 Agustus 2022 | 21:04 WIB

Terpopuler

X