• Minggu, 28 November 2021

Dedi Mulyadi Meraih Penghargaan Satyalencana Kebudayaan

- Kamis, 25 November 2021 | 16:48 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim saat menyematkan Satyalencana Kebudayaan kepada Dedi Mulyadi.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim saat menyematkan Satyalencana Kebudayaan kepada Dedi Mulyadi.

TINTAPUTIH - Dua tokoh Jawa Barat Dedi Mulyadi Wakil Ketua Komisi IV DPR RI dan Eyang Uyut Sani dari padepokan Padjajaran Tasikmalaya menerima penghargaan Satyalencana Kebudayaan dari Presiden Joko Widodo. Satyalencana Kebudayaan adalah tanda penghargaan yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia kepada warga negara yang telah berjasa besar dalam memajukan bidang kebudayaan.

Penyematan Satyalencana Kebudayaan dilakukan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi Nadiem Makarim usai pelaksanaan upcara peringatan Hari Guru Nasional 2021 di halaman kantor Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek).

Dedi Mulyadi diberi penghargaan itu karena dipandang berhasil menata pembangunan berbasis kearifan lokal. Beberapa indikatornya adalah pembangunan Taman Air Mancur Sri Baduga Maharaja, Bale Panyawangan Diorama Sunda Nusantara, Indung Rahayu, Wayang Nusantara, Tajug Gede Cilodong, Situ Kahuripan Wanayasa, Sekolah Kahuripan Pajajaran, dan Lembur Pakuan.

Baca Juga: Anggota DPR RI Subarna Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan dan Mengajak Warga Tasikmalaya Rehabilitasi Hutan

Selain dalam pembangunan, Dedi Mulyadi juga telah mengekspresikan nilai-nilai budaya dalam karya lagu sebanyak 72 yang bertema budaya Sunda dan Nusantara. Disamping itu dia juga menyusun tujuh buah buku yang mengupas beragam identitas budaya Sunda.

"Saya bahagia karena di Hari Guru Nasional ini Presiden Jokowi memberikan apresiasi atas visi pembangunan berbasis kebudayaan yang telah diperjuangkan sejak lama dalam bentuk Satyalancana Kebudayaan," ucap Dedi Mulyadi.

Bagi Dedi, kebudayaan bukan hanya berbicara mengenai soal seni. Lebih jauh dari itu budaya merupakan manifestasi wujud hidup, bahasa, kuliner, pakaian, infrastruktur, bangunan, sastra, musik dan lain sebagainya.

Pada momen Hari Guru Nasional, Dedi mengajak para pahlawan pendidikan menjadi tonggak kelestarian budaya bangsa.

"Sebagai bangsa yang mempunyai sejarah peradaban tinggi sudah saatnya kita kembali ke jati diri bangsa dengan terus beradaptasi sesuai tuntutan pergaulan dunia. Selamat Hari Guru Nasional, teruslah menjadi guru yang merdeka berbudaya nusantara," ujar Dedi.***

Halaman:

Editor: Faizal Amiruddin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPPG Kota Tasikmalaya Dorong Perempuan Melek Politik

Jumat, 19 November 2021 | 14:58 WIB

Melinda Merindukan Dua Adiknya Yang Terpisah Jauh

Minggu, 7 November 2021 | 11:39 WIB

Simak Pesan Ketua DPRD di HUT Pangandaran ke-9

Senin, 25 Oktober 2021 | 11:50 WIB

Dewan Dorong Pemkot Tasikmalaya Optimalisasi PAD

Jumat, 8 Oktober 2021 | 19:57 WIB
X