• Selasa, 9 Agustus 2022

Rambah Hutan Lindung Cikuray, Aktivis Lingkungan Tolak Pembangunan Jalan Cilawu - Banjarwangi

- Sabtu, 11 Desember 2021 | 18:22 WIB
Aktivis Konsorsium Penyelamatan Hutan Cikuray, saat dialog dengan anggota DPR dari Komisi IV Khoerudin.
Aktivis Konsorsium Penyelamatan Hutan Cikuray, saat dialog dengan anggota DPR dari Komisi IV Khoerudin.

TINTAPUTIH - Konsorsium Penyelamatan Hutan Cikuray, Kabupaten Garut, meminta anggota Komisi IV DPR RI untuk menghentikan pembangun jalan poros tengah yang menghubungkan Kecamatan Cilawu- Kecamatan Banjarwangi. Alasannya, pembangunan jalan itu akan membuka hutan Gunung Cikuray.

"Dari aspek lingkungan, kalau jalan itu diteruskan, akan merusak kawasan hutan dan berdampak besar bagi kerusakan lingkungan," kata Ebit Ketua Konsorsium Penyelamatan Hutan Cikuray, Sabtu (11/12/2021) di Garut, saat dialog dengan anggota DPR dari Komisi IV Khoerudin.

Menurut Ebit, jalur jalan itu sebelumnya telah dibuka sepanjang 1,7 km. Namun telah dihentikan, karena tak ada izin saat memasuki hutan lindung Cikuray. Namun, di tahun 2022 pihak konsorsium mendapatkan informasi soal rencana lanjutan pembangunan jalan itu.

Baca Juga: Kesepakatan KLHK Gunung Cikuray Dijadikan Taman Nasional

Sebelum jalan itu dilanjutkan, pihaknya meminta agar DPR RI menolak rencana tersebut. Komisi IV DPR RI diminta agar Kementerian Lingkungan Hidup menurunkan penegakan hukum untuk mengusut pembukaan jalan tersebut, karena tak berizin.

Anggota konsorsium Hendra mengatakan, poros jalan tengah itu menyambungkan dua kecamatan yaitu dari Desa Sukamurni ke Wangunjaya, Kec Banjarwangi. Sebelumnya warga Cilawu ke Banjarwangi harus mutar ke Cikajang. Namun, disayangkan pembangunan jalur itu harus membabat hutan yang bagus di Cikuray.

Dia khawatir bencana lingkungan terus terjadi di Garut, kalau hutan terus rusak. Konsorsium yang terdiri dari para aktivis lingkungan ini mendesak agar jalan tengah ini dibatalkan. Kementerian Lingkungan hidup tidak mengizinkan pembukaan lahan hutan lindung untuk jalan. "Kami mohon audiensi dengan Komisi IV DPR RI," ujarnya.

Anggota Komisi IV DPR RI Khoerudin sependapat dengan warga. Dia meminta secara formal konsorsium kirim surat untuk membahas masalah ini, termasuk usulan peningkatan Cikuray menjadi taman nasional. Jika ada surat permohonan resmi dia akan meminta agar diagendakan untuk dibahas di DPR.***

Editor: Faizal Amiruddin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

DPD PAN Pangandaran Targetkan Raih 8 Kursi di DPRD

Selasa, 21 Juni 2022 | 10:40 WIB
X