• Minggu, 22 Mei 2022

Pro Kontra Ibu Kota Negara, Ini Kata Dedi Mulyadi

- Selasa, 25 Januari 2022 | 21:10 WIB
Anggota DPR RI Dedi Mulyadi
Anggota DPR RI Dedi Mulyadi

TINTAPUTIH - Anggota DPR RI Dedi Mulyadi menilai pro dan kontra yang muncul seiring penetapan Ibu Kota Negara (IKN) baru bernama Nusantara di Kalimantan Timur (Kaltim) merupakan hal yang biasa.

Menurut Kang Dedi -sapaan Dedi Mulyadi- hal tersebut sah terjadi karena iklim demokrasi di Indonesia membuka ruang bagi siapapun untuk menyampaikan pendapat.

"Tetapi yang mestinya dihindarkan adalah kita tidak menggunakan kata-kata yang bisa dianggap merendahkan martabat orang lain, kehormatan orang lain dan tidak memuliakan tempatnya orang lain," ujar Kang Dedi, Selasa 25 Januari 2022.

Dia menilai semua tempat di belahan Indonesia indah dan potensial.

Salah satunya Kalimantan yang kini menjadi sentra kepentingan ekonomi dan konservasi nasional bahkan dunia.

Baca Juga: 29 Titik Pohon Tumbang Sebabkan Kemacetan di Kota Tasikmalaya

"Karena di Kalimantan itulah udara bersih bisa kita dapatkan dari hamparan hutan yang menjadi paru-paru dunia. Dari Kalimantan itulah batubara dihasilkan, dari Kalimantan itulah kayu-kayu baik dihasilkan," katanya.

Saat ini, Kang Dedi mengatakan, yang harus dipikirkan ke depan adalah bersama-sama untuk tetap menjaga IKN agar dibangun dalam tata ruang memadai tanpa merusak Kalimantan.

"Sehingga ruang-ruang konservasi sebagai paru-paru dunia harus menjadi sendi utama dalam kebijakannya. Pertumbuhan ekonomi bisa selaras dengan pelestarian lingkungan. Prinsip-prinsip itulah yang harus kita jaga bersama dibanding kita terus menerus berkonflik yang melahirkan isu SARA," ucapnya.

Halaman:

Editor: Faizal Amiruddin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Puasa Ramadhan dan Pendididkan Demokrasi

Kamis, 21 April 2022 | 12:26 WIB
X