• Kamis, 18 Agustus 2022

Meneropong Langkah Ridwan Kamil dan Dedi Mulyadi, Ini Kata Pengamat Politik Unpad

- Senin, 31 Januari 2022 | 19:50 WIB
Ridwan Kamil dan Dedi Mulyadi  (Ist)
Ridwan Kamil dan Dedi Mulyadi (Ist)

TINTAPUTIH - Pengamat politik dari Universitas Padjadjaran Bandung Prof Muradi menilai publik Jabar sudah mempersepsikan Ridwan Kamil sebagai calon presiden atau wakil presiden.

Sehingga dukungan kepada yang bersangkutan untuk kembali calon Gubernur Jabar, tidak terlalu besar.

"Sekarang publik sudah mempersepsikan Pak RK (Ridwan Kamil) sebagai Capres. Beliau juga sudah mendeklarasikan diri kesiapan sebagai Capres. Makanya, ketika ada survei Pilgub, dukungannya akan menurun, karena harapan warga Jabar beliau ke pentas nasional," kata Muradi kepada TINTAPUTIH, Senin (31/1/2022).

Muradi menanggpi hasil survei Indonesian Politics Research and Colsulting (IPRC). Hasil survei untuk Pilgub elektabilitas RK hanya 16,3 persen.

Menurut Muradi, saat ini memang RK punya modal untuk maju ke pentas nasional. Selain pengalaman sebagai gubernur, keterkenalan RK juga luas.

Namun, dia harus kerja keras lagi, karena dukungan warga Jabar untuk dia sebagai capres 23 persen. Hasil itu masih kurang, karena idealnya mesti lebih 30 persen.

Baca Juga: Ridwan Kamil dan Dedi Mulyadi Bintang Politik Jabar

Ketika ditanya apakah dia berpeluang di Pilgub Jabar, kalau tak terjaring di Pilpres, dijawab Muradi, harus hati-hati.

"Jadi kalau gagal Pilpres, lalu kembali nyalon Gubernur. Bagi Pak RK harus hati-hati, karena belum tentu akan mendapat simpati dari warga Jabar, " katanya.

Halaman:

Editor: Faizal Amiruddin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

DPD PAN Pangandaran Targetkan Raih 8 Kursi di DPRD

Selasa, 21 Juni 2022 | 10:40 WIB
X