• Senin, 4 Juli 2022

Dedi Mulyadi Dorong Pembentukan Lembaga Khusus Tangani Kejahatan Lingkungan dan Hutan

- Rabu, 15 Juni 2022 | 16:00 WIB
Acara seminar nasional bertajuk Evaluasi UU No. 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan di Serpong, Tangerang Selatan, Rabu (15/6/2022).
Acara seminar nasional bertajuk Evaluasi UU No. 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan di Serpong, Tangerang Selatan, Rabu (15/6/2022).

TINTAPUTIH – Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi mendorong pemerintah untuk membentuk Lembaga khusus yang menangani kejahatan lingkungan dan hutan di Indonesia.

Menurut Dedi pemerintah harus tegas dalam menindak segala bentuk kejahatan lingkungan. Sebab kejahatan lingkungan dan perusakan hutan adalah perbuatan yang akan merusak generasi mendatang.

“Kejahatan hutan dan lingkungan adalah kejahatan kemanusiaan yang lebih jahat dari terorisme,” tegas Kang Dedi Mulyadi di acara seminar nasional bertajuk Evaluasi UU No. 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan di Serpong, Tangerang Selatan, Rabu (15/6/2022).

Baca Juga: Nikita Mirzani Bingung Polisi Datang Pagi Buta: Rumah Dirusak

Untuk itu ia mendorong harus segera dilakukan evaluasi terutama dalam upaya penegakan hukum. Ia pun mendorong agar kejahatan lingkungan dan perusakan hutan ditangani oleh satu Lembaga khusus.

Dedi menilai jika penanganan kejahatan lingkungan dan perusakan hutan ditangani oleh berbagai instansi berwenang maka dari segi penanganan akan memiliki perspektif yang beda. Sehingga hal tersebut harus menjadi satu kesatuan.

“KPK itu dulu dibentuk karena ada keresahan korupsi yang terus meningkat di Indonesia, dan kejahatan lingkungan juga perusakan hutan kini cenderung meningkat dan penanganannya agak susah. Untuk itu perlu lembaga khusus yang menangani mulai dari penyelidikan, penyidikan, penindakan, penahanan sampai ke penuntutan,” kata Dedi.

Baca Juga: Nikita Mirzani Beberapa Kali Mangkir dari Panggilan Polisi

Ia meyakini jika lembaga tersebut fokus dalam mengawasi dan melakukan penindakan maka lingkungan dan hutan di Indonesia akan meminimalisir bencana nasional di kemudian hari. “Karena ancaman terbesar Indonesia saat ini dan ke depan adalah hilangnya hutan dan rusaknya alam,” ucapnya.

Halaman:

Editor: Faizal Amiruddin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

DPD PAN Pangandaran Targetkan Raih 8 Kursi di DPRD

Selasa, 21 Juni 2022 | 10:40 WIB
X