• Senin, 8 Agustus 2022

Dedi Mulyadi Sebut Menkeu Keliru Melihat Kontribusi Sektor Kehutanan

- Kamis, 30 Juni 2022 | 08:37 WIB
Dedi Mulyadi
Dedi Mulyadi

TINTAPUTIH - Menteri Keuangan Sri Mulyani dinilai keliru kalau melihat kontribusi kehutanan dalam perekonomian, sebatas penjualan kayu. Karena efek keberadaan kehutanan, ke sektor lain sangat besar.

"Kalau dilihat hanya dari penjualan kayu, maka kontribusi ke perekonomian nasional kecil hanya 0,66 persen dari produk domestik bruto. Padahal riil kontribusi di sektor lain, sangat besar. Itu harusnya dilihat," kata Dedi Mulyadi, Wakil Ketua Komisi IV, Rabu (28/6/2022) di Purwakarta.

Dedi memberikan tanggapan setelah Menkeu Sri.Mulyani menyebutkan komposisi sektor kehutanan hanya Rp 5 triliun terhadap PNBP. Kontribusi itu kecil, kata Sri Mulyani dibandingkan sektor lainnya.

Menurut Dedi Mulyadi, melihat kehutanan jangan hanya dari kaca mata jual kayu. Kehutanan memberikan efek besar atas sektor lain.

Kehutanan memberikan kontribusi penting penyediaan sumber air baku untuk industri, untuk waduk yang menggerkan listrik, industri, perikanan sampai ke sektor wisata.

Baca Juga: Pertanyaan dan Keresahan Warga Tasik Terkait Rencana Penataan Jalan HZ Mustofa

Jika semua itu dihitung secara ekonomi, maka nilainya akan sangat besar. Pegunungan tanpa ada hutan, tidak akan lahir sumber air baku untuk PDAM dan lainnya. "Gunung Wayang tanpa ada kehutanan, maka tak akan ada waduk Cirata, Jatiluhur," katanya.

Contoh, Waduk Jatiluhur menjadi pembangkit listrik tenaga air. Nilai pasokan listrik dari Jatiluhur untuk Jawa - Bali, sangat besar nilainya.

Lalu hasil budidaya ikan, setiap tahun juga sangat besar. Dari Waduk Jatiluhur, menjadi bahan baku air sawah ke Karawang, Subang yang luas lahannya ribuan hektar.

Halaman:

Editor: Faizal Amiruddin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

DPD PAN Pangandaran Targetkan Raih 8 Kursi di DPRD

Selasa, 21 Juni 2022 | 10:40 WIB
X