• Minggu, 28 November 2021

Sapu Ijuk Panumbangan, Dari Ciamis Untuk Indonesia

- Jumat, 10 September 2021 | 19:46 WIB
sapu ijuk
sapu ijuk

Ciamis - Sapu ijuk produksi Kecamatan Panumbangan Ciamis Jawa Barat memiliki kualitas yang diakui di Indonesia. Puluhan ribu batang hasil produksi masyarakat Panumbangan ini hampir setiap bulan menyebar di sejumlah daerah di tanah air.

Selain Surabaya yang menjadi tujuan pasar utama, permintaan juga datang dari Bali, Lombok, Yogyakarta, Purwokerto, Malang, Semarang dan lainnya.

Setiap perusahaan di Panumbangan Ciamis rata-rata mampu memproduksi minimal 6.000 buah sapu ijuk dalam sepekan.

Dengan berdirinya sebanyak 20 perusahaan yang memproduksi, maka minimal sebanyak 120.000 buah sapu didistribusikan dalam sepekan.

Saking banyaknya, Panumbangan yang semula hanya dikenal religius serta sebagai gudangnya tukang kredit mendapat sebutan tambahan yakni sebagai sentra kerajinan sapu ijuk.

Selain berupa sapu yang menjadi andalan, sebagian perusahaan pengolah  pun berkreasi dengan memproduksi kerajinan berbahan ijuk lain mulai sikat WC, atap rumah dan lainnya.

Produksi kerajinan berbahan baku ijuk sendiri salah satunya dirintis H. Usa, warga setempat.

Geliat usahanya turut terpengaruh kedatangan sejumlah warga dari Kabupaten Majalengka yang lebih dulu dikenal sebagai gudangnya perajin ijuk.

Kehadiran perajin sapu ijuk di era tahun 80-an, baik yang kebetulan menikah dengan warga Panumbangan atau sengaja direkrut dari pengusaha daerah tersebut turut menularkan semangat untuk mengais rejeki dari usaha yang satu itu.

Sejak itulah, sejumlah pengusaha lokal seperti Endun, H. Lalan, Arif dan lainnya merintis usaha menjadi produsen sejenis.

Kualitas sapu ijuk yang baik turut menggiring pemodal besar dari luar daerah seperti dari Surabaya untuk berinvestasi.

Ceruk pasar luar negeri, terutama negara Eropa pun diinvasi, terutama untuk penyediaan bahan baku berkualitas tebu alias super.

Minimnya pasokan bahan baku untuk memenuhi derasnya permintaan pasar di daerah sendiri bisa diatasi dengan mendatangkannya dari daerah Garut, Cianjur, Tasikmalaya dan Sukabumi. Sehingga geliat usaha yang satu ini tetap berdetak hampir sepanjang hari.

Sebuah sapu ijuk yang siap pakai dibanderol dengan harga rata-rata Rp 5.000 hingga Rp 9.000.

Serap Tenaga Kerja Lokal


Profesi perajin komoditas yang satu ini banyak ditekuni masyarakat setempat. Bukan lagi sebagai pekerjaan tambahan, tapi menjadi pekerjaan utama agar dapur tetap ngebul.

Terutama untuk kalangan ibu rumah tangga. Ratusan warga setempat ikut terserap menjadi tenaga kerja sektor ekonomi informal ini.

Terlebih membuatnya tergolong gampang dilakukan. Mereka hanya memasukkan ijuk ke dalam lubang dudukan sapu yang terbuat dari plastik dari pabrik sapu Kawi di Surabaya.

Pengetahuan soal kualitas bahan baku yang baik serta kecekatan tangan saat menyusun ijuk saat memasukkan ke dalam lubang plastik dudukan menjadi salah satu standar operasional prosedur yang harus dikuasai.

Sebelum disusun, ijuk mentah dibersihkan dan dijemur. Malah kadangkala dicuci dahulu sambil dipilah mana ijuk yang bagus.

Serabut ijuk yang baik sendiri adalah yang berwarna hitam legam mengkilat tapi lembut.

Setelah dibersihkan, sapu ijuk kemudian dipotong dengan panjang yang telah ditentukan.

Kemudian dimasukkan ke dalam lubang dudukan yang terbuat dari plastik dengan alat bantu berupa benang dan kawat pengait seperti yang biasa dipergunakan pembuat sepatu.

Sapu-sapu yang selesai dibuat tidak langsung dikemas untuk dikirim, tetapi dicuci dan dijemur dahulu. Sehingga kualitasnya menjadi lebih baik.

Selain terkenal dengan produksi sapu ijuk, Kabupaten Ciamis juga terkenal dengan kerajinan anyaman piring lidi. Kerajinan anyaman piring lidi Ciamis juga sudah menasional.

Editor: A Team

Tags

Terkini

Pisang Buah Paling Memasyarakat dan Kaya Manfaat

Sabtu, 20 November 2021 | 11:49 WIB

H. Ijang Faisal Terpilih Jadi Ketua IPHI Jabar

Minggu, 7 November 2021 | 20:41 WIB

Pandemi Reda Braderjon Kembali Berlaga

Selasa, 2 November 2021 | 22:17 WIB

Genjot Percepatan Vaksinasi Anggota Dewan Turun Tangan

Selasa, 26 Oktober 2021 | 21:01 WIB

Kiprah bank bjb Dukung Kemajuan Ekonomi Pangandaran

Selasa, 26 Oktober 2021 | 20:36 WIB
X