• Minggu, 28 November 2021

Universitas Cipasung dan Universitas Siliwangi Menjalin Kerjasama

- Kamis, 4 November 2021 | 20:47 WIB
universitas cipasung tasikmalaya
universitas cipasung tasikmalaya

Tasikmalaya - Berusaha mempertajam kontribusi terhadap kualitas layanan Tridarma pendidikan, Universitas Cipasung (Uncip) Singaparna dan Universitas Siliwangi Tasikmalaya bersinergi.

Kedua lembaga pendidikan tinggi ini bersepakat  untuk saling mendukung baik dalam hal menunjang pendidikan, penelitian maupun pengabdian pada masyarakat.

Kerja sama itu ditandatangani Rektor Unsil Prof. DR. H. Rudi Priyadi dan Rektor Uncip DR. Nanang Rusliana di aula RM Astro Tasikmalaya, Kamis (4/11/2021).

Turut hadir menyaksikan penandatangan kerjasama ini diantaranya Pembina dan Ketua Yayasan Uncip H. Acep Adang Ruhiyat dan Hj. Pipit Komaliah, Wakil Rektor Uncip H. Ari Arisman,MM, Ketua Senat Unsil Prof. Deden Mulyan, Wakil Rektor II DR. Nundang Busaeri serta sejumlah pejabat di lingkungan dua universitas itu.

Inisiatif menjalin kerjasama itu diawali Uncip yang merasa perlu terus mengembangkan jejaring kerjasama, mengingat kampus yang berlokasi di komplek Ponpes Cipasung itu belum lama berdiri.

Uncip yang baru berjalan beberapa bulan menyadari membutuhkan mitra strategis yang berpengalaman dalam menunjang setiap program yang tengah dicanangkan.

Apalagi seperti dikatakan Rektor Uncip Dr. Nanang, animo masyarakat untuk memilih Uncip cukup besar yakni mencapai 630 orang mahasiswa.

"Sementara dalam menunjang kualitas, kehadiran lebih banyak SDM berpengalaman tentu jadi sebuah keniscayaan. Maka atas musyawarah di unsur pimpinan Uncip, senat serta yayasan, kami berusaha menggandeng Unsil. Kedekatan emosional pengelola Unsil dengan pembina yayasan serta latar belakang saya yang lama mengabdi di Unsil jadi pemerkuat terealisasinya kerjasama ini," ujar Nanang.

Teknis kerjasamanya bisa sangat beragam mulai bantuan SDM tenaga dosen, kolaborasi dalam kegiatan penelitian, KKN dan program pengabdian lainnya.

"Uncip dan Unsil sama-sama memiliki semangat bersama untuk memajukan masyarakat lewat pendidikan. Makanya, kolaborasi dengan stakeholder menjadi sebuah keniscayaan untuk terus dilakukan," kata Nanang.

Rektor Unsil Unsil Prof Rudi Priyadi pun memandang bahwa kerja sama dengan setiap stakeholder harus terus dilakukan. Karena bagaimana pun, Unsil dan Uncip tak lepas dari kekurangan dan kelebihan.

Sehingga dengan kerja sama itu, ujar Rudi, kedua belah pihak bisa saling mengisi kekurangan.

Ketika Uncip butuh bantuan dosen senior misalnya, ujar Rudi, pihaknya siap membantu. Begitu pun dalam penelitian dan pengabdian, Rudi memandang perlu terus berkolaborasi.

"Apalagi dengan bantuan tenaga dosen,  Unsil juga diuntungkan karena Indeks Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi ditentukan oleh besarnya kontribusi perguruan tinggi tersebut. Jadi saya kira kerjasama ini bisa win-win solution bagi kedua belah pihak," ujarnya.

Pembina Uncip Drs. H. Acep Adang Ruhiyat mengapresiasi Unsil yang mau kerja sama dengan Uncip.

Uncip diakuinya masih harus banyak belajar dari kampus yang lebih berpengalaman. Terlebih, Unsil merupakan satu-satunya PTN yang ada di Priangan Timur.

"Kerja sama seperti penelitian hingga event bersama juga ke depan bisa jadi agenda yang perlu dilakukan. Dengan terus belajar dan mengasah kemampuan, saya yakin ke depan Uncip bisa lebih mandiri dan eksis mencetak lulusan berkualitas dan dibutuhkan masyarakat dan pasar kerja," ujar dia.

Editor: A Team

Tags

Terkini

Pisang Buah Paling Memasyarakat dan Kaya Manfaat

Sabtu, 20 November 2021 | 11:49 WIB

H. Ijang Faisal Terpilih Jadi Ketua IPHI Jabar

Minggu, 7 November 2021 | 20:41 WIB

Pandemi Reda Braderjon Kembali Berlaga

Selasa, 2 November 2021 | 22:17 WIB

Genjot Percepatan Vaksinasi Anggota Dewan Turun Tangan

Selasa, 26 Oktober 2021 | 21:01 WIB

Kiprah bank bjb Dukung Kemajuan Ekonomi Pangandaran

Selasa, 26 Oktober 2021 | 20:36 WIB
X