• Minggu, 28 November 2021

Universitas Cipasung dan Universitas Perjuangan Tasikmalaya Terapkan Merdeka Belajar Kampus Merdeka

- Kamis, 25 November 2021 | 18:03 WIB
Unsur pimpinan Universitas Perjuangan dan Universitas Cipasung beramah tamah usai penandatanganan kesepakatan. (M. Fathan)
Unsur pimpinan Universitas Perjuangan dan Universitas Cipasung beramah tamah usai penandatanganan kesepakatan. (M. Fathan)

TINTAPUTIH - Universitas Perjuangan (Unper) Tasikmalaya dan Universitas Cipasung (Uncip) Tasikmalaya bersepakat menjalin kerjasama dalam program merdeka belajar kampus merdeka (MBKM).

Program tersebut memungkinkan para mahasiswa di kedua kampus tersebut belajar di dua kampus pada mata kuliah yang sama. Pada mata kuliah tertentu mahasiswa Uncip dapat belajar di Unper, begitu juga sebaliknya.

"Kini saatnya menerapkan program merdeka belajar kampus merdeka (MBKM), dimana mahasiswa dapat belajar di kampus yang sudah bekerjasama. Program MBKM juga diyakini dapat meningkatkan kompetensi yang dimiliki oleh setiap mahasiswa," kata Rektor Universitas Perjuangan Prof. Yus Darusman usai penandatanganan MoU dengan Rektor Universitas Cipasung Dr. Nanang Rusliana di gedung rektorat Unper, Rabu 23 November 2021.

Selain kedua pucuk pimpinan di kedua universitas tersebut, tampak hadir Ketua Yayasan Siliwangi Brigjen TNI (Purn) Eko Irianto, Ketua Yayasan Acep Adang Ruchiyat dan lainnya.

Baca Juga: Kabupaten Pangandaran Belum Memiliki Badan Promosi Pariwisata Daerah

Prof. Yus menambahkan dalam konsep MBKM, seorang mahasiswa tidak hanya kuliah manajemen, tetapi dapat menggali IT untuk melengkapi kesempurnaan ilmu manajemen tersebut. Karena saat ini digitalisasi menjadi satu kebutuhan dari setiap keilmuan.

Dia mengatakan kerjasama ini sejalan dengan misi Universitas Perjuangan untuk mengaplikasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang terdiri dari pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat, dimana dalam aplikasinya diperlukan kerjasama antar sesama perguruan tinggi. Sehingga hasil tersebut akan lebih dapat dirasakan lebih besar manfaatnya oleh masyarakat.

Ditempat yang sama Rektor Universitas Cipasung Dr. Nanang Rusliana mengungkapkan bahwa program MBKM membuat kesempatan untuk membangun kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi sangat terbuka. Sehingga akan menguntungkan ke dua pihak.

Dalam program KKN bersama misalnya, dengan banyaknya mahasiswa yang terlibat sangat dimungkinkan untuk mencetak desa binaan yang lebih baik, karena didukung banyak mahasiswa yang berasal dari berbagai bidang ilmu pengetahuan.

Halaman:

Editor: Faizal Amiruddin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pisang Buah Paling Memasyarakat dan Kaya Manfaat

Sabtu, 20 November 2021 | 11:49 WIB

H. Ijang Faisal Terpilih Jadi Ketua IPHI Jabar

Minggu, 7 November 2021 | 20:41 WIB

Pandemi Reda Braderjon Kembali Berlaga

Selasa, 2 November 2021 | 22:17 WIB

Genjot Percepatan Vaksinasi Anggota Dewan Turun Tangan

Selasa, 26 Oktober 2021 | 21:01 WIB

Kiprah bank bjb Dukung Kemajuan Ekonomi Pangandaran

Selasa, 26 Oktober 2021 | 20:36 WIB
X