• Minggu, 28 November 2021

Urban Farming Kian Digandrungi Masyarakat Kota Tasikmalaya

- Kamis, 25 November 2021 | 18:21 WIB
Pegiat urban farming Tasikmalaya Tintin Rostiningsih SP memberi arahan mengenai teknik penyemaian bibit sayuran. (M. Fathan)
Pegiat urban farming Tasikmalaya Tintin Rostiningsih SP memberi arahan mengenai teknik penyemaian bibit sayuran. (M. Fathan)

TINTAPUTIH - Penerapan konsep urban farming terus dilakukan oleh sejumlah kalangan masyarakat di Kota Tasikmalaya. Konsep bertani dengan di lahan sempit itu terus mendapatkan apresiasi positif dari kalangan masyarakat. Bahkan melalui urban farming tersebut, para pelakunya bisa mendapatkan hasil panen yang cukup lumayan.

Salah satunya dilakukan oleh manajemen Koperasi Bersama Lancar Barokah Tasikmalaya yang mendorong seluruh anggotanya memanfaatkan lahan pekarangan untuk dijadikan peluang untuk memperoleh tambahan penghasilan.

Pemanfaatan pekarangan bisa dijadikan ruang untuk menekan pengeluaran sehari-hari dengan cara  menanam cabe rawit, pakcoy, kangkung, bayam dan lainnya dengan beragam media seperti polibag, hidrophonik,  dan lainnya.

"Jadi lahan sempit masih bisa dimaksimalkan untuk memperoleh nilai tambah. Malah kalau banyak yang tergerak, bisa ditampung untuk kemudian dijual ke pasaran. Tren permintaan akan komoditas sayuran organik terus meningkat," ujar Direktur Koperasi Bersama Lancar Barokah Tasikmalaya, Zaenal Muttaqin usai acara pelatihan urban farming yang diikuti puluhan anggota koperasi di RM Saung Jembar Jalan Letnan Harun Kota Tasikmalaya, Rabu 23 November 2021.

Baca Juga: DPRD Mendukung Langkah Pemkab Pangandaran Tangani Masalah Pasca Panen Padi

Kegiatan itu menjadi terobosan manajemen koperasi yang sudah berdiri hampir tiga tahun itu dalam mendorong kreatifitas para anggotanya. Apalagi selama ini, koperasi tersebut mendapat kepercayaan untuk memasok beragam komoditas termasuk hasil pertanian untuk menyuplai kebutuhan sejumlah restoran maupun hotel yang tersebar di wilayah Tasikmalaya dan sekitarnya. "Jadi kalau stok tersedia di anggota otomatis memudahkan dan tentunya bisa jadi potensi untuk keuntungan bersama para anggota," ujar Zaenal.

Acara turut diisi paparan materi dari Ketua Koperasi Bersama Lancar Barokah H. Tarlan, Ketua Forum Gapoktan Mumu Nuryaman serta pegiat urban farming Tasikmalaya Tintin Rostiningsih. "Kegiatan ini juga jadi wahana silaturahmi dan edukasi bagi para anggota. Semoga pengetahuan yang diperoleh bermanfaat," ujar Zaenal.

Mumu maupun Tintin mengapresiasi komitmen pengelola kopoerasi yang proaktif dalam mendorong pemanfaatan pekarangan tersebut. Karena selain produktif, halaman yang banyak dihiasi tanaman membuat suasana lingkungan jadi asri. Artinya di tengah suasana perkotaan yang banyak poLusi, ujar Tintin, kehadiran tanaman bisa meminimalisasinya.

Sementara Tarlan menambahkan, koperasi yang dirintisnya bergerak di bidang perdagangan, peternakan dan lainnya. Setiap Idul Adha pun, koperasi itu menyediakan sapi kurban. "Alhamdulillah tren nya terus berkembang karena seluruh anggota solid dan selalu mendukung setiap program yang digulirkan," ujar mantan Kepala Bapeda Kota Tasikmalaya itu.***

Halaman:

Editor: Faizal Amiruddin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pisang Buah Paling Memasyarakat dan Kaya Manfaat

Sabtu, 20 November 2021 | 11:49 WIB

H. Ijang Faisal Terpilih Jadi Ketua IPHI Jabar

Minggu, 7 November 2021 | 20:41 WIB

Pandemi Reda Braderjon Kembali Berlaga

Selasa, 2 November 2021 | 22:17 WIB

Genjot Percepatan Vaksinasi Anggota Dewan Turun Tangan

Selasa, 26 Oktober 2021 | 21:01 WIB

Kiprah bank bjb Dukung Kemajuan Ekonomi Pangandaran

Selasa, 26 Oktober 2021 | 20:36 WIB
X