• Selasa, 9 Agustus 2022

Kelabui Petugas Vaksinasi dengan Tangan Palsu, Pria Paruh Baya Ditangkap Polisi

- Senin, 6 Desember 2021 | 12:52 WIB
Polisi Itali meminta keterangan dari petugas medis. (tangkapan layar YouTube)
Polisi Itali meminta keterangan dari petugas medis. (tangkapan layar YouTube)

TINTAPUTIH - Berbagai cara dilakukan masyarakat untuk menghindari vaksinasi COVID-19. Banyak juga yang tak mau disuntik vaksinasi tapi ingin mendapatkan sertifikat vaksinasi agar bisa lolos pemeriksaan dan bebas melakukan perjalanan.

Siasat yang paling umum dilakukan adalah beralasan memiliki penyakit yang bisa berbahaya jika disuntik vaksinasi. Tapi apa yang dilakukan seorang pria parih baya di Italia ini sungguh luar biasa.

Dia nekat menggunakan tangan kiri palsu berbahan silikon saat menjalani vaksinasi. Tapi modus itu rupanya gagal, petugas vaksinasi menyadari bahwa tangan yang disuntiknya bukan asli. Alih-alih mendapatkan sertifikat vaksinasi, pria yang tidak diungkapkan identitasnya itu harus berurusan dengan polisi.

Baca Juga: Manfaat Zeolit Memperkuat Imunitas Tanaman, Petani Harus Tahu

Kejadian konyol itu menghiasai pemberitaan media di Italia. Dijelaskan kasus aneh ini berawal dari seorang pria berusia 50 tahun mendatangi pusat vaksinasi di Biella, Italia barat laut pada Kamis malam lalu.

Dia mendaftar dan menjalani pemeriksaan kondisi kesehatan. Semuanya berjalan lancar sampai tiba giliran dia akan disuntik di lengannya. Petugas vaksinasi merasakan ada yang janggal kala tangannya menyentuh permukaan tangan pria itu. Apalagi petugas juga curiga karena dia hanya menyingkap separuh lengan bajunya.

Petugas vaksinasi itu akhirnya bereaksi, dia melapor ke atasannya dan langsung ditindaklanjuti dengan memanggil polisi. Pria 'aneh' itu langsung digelandang petugas ke kantor polisi, dia akan dijerat dengan pelanggaran hukum dan akan dibawa ke meja persidangan.

"Kasus ini mendekati hal yang konyol, kecuali bahwa kita berbicara tentang sikap gravitasi yang sangat besar, tidak dapat diterima dalam menghadapi pengorbanan pandemi yang membuat seluruh komunitas kita membayar, dalam hal kehidupan manusia dan biaya sosial dan ekonomi," kata Alberto Cirio, Gubernur Piedmont. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada petugas medis yang jeli tersebut.***

Editor: Faizal Amiruddin

Sumber: Oddity Central

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cerita Keangkeran Jalan Emplak Pangandaran

Minggu, 31 Juli 2022 | 22:01 WIB
X