• Selasa, 9 Agustus 2022

Imbas Pandemi Usaha Kerajinan di Sukamerang Kabupaten Garut Lesu

- Rabu, 2 Februari 2022 | 15:54 WIB
Pelaku usaha kerajinan anyaman di Sukamerang Kabupaten Garut.
Pelaku usaha kerajinan anyaman di Sukamerang Kabupaten Garut.

TINTAPUTIH - Sempat terhenti karena dihantam imbas pandemi Covid-19, puluhan warga di Desa Sukamerang, Kecamatan Sukamerang, Kabupaten Garut mulai menggeliat lagi menekuni usaha kerajinan tangan seperti membuat miniatur mainan dari bambu, anyaman dari daun mendong dan perkakas rumah tangga.

Menekuni usaha kerajinan tangan menjadi mata pencaharian mayoritas warga Desa Sukamerang di samping bercocok tanam.

Seperti yang dilakukan pasangan suami istri Yeti dan Jajang. Mereka tetap bertahan menekuni usahanya meski hasil kerajinan yang mereka buat sulit laku.

"Dulu sebelum pandemi sudah lumayan banyak yang pesan namun saat pandemi mulai berkurang pesanannya," ucapnya.

Dikatakan dia, untuk bahan baku membuat anyaman cukup melimpah.
Namun karena pesanan masih kurang sehingga produksi masih terbatas.
Dalam sehari Yeti biasanya bisa menyelesaikan setengah lusin anyaman.

Baca Juga: Hendak Kabur Maling Nyangkut di Jendela

"Kalau untuk mainan mini tergantung tingkat kerumitannya, sehari biasanya hanya bisa menyelesaikan satu buah mainan mini," kata Jajang.

Kepala Desa Sukamerang Bunyamin terus membina kelompok pengrajin yang ada di desanya dan membentuk wadah kelompok "SAWARGI".

Menurutnya kelompok itu terdiri dari beberapa pengrajin, mereka disatukan dalam satu kelompok agar bisa sharing saling tukar informasi dan pengetahuan sehingga bisa saling membantu satu sama lain.

Halaman:

Editor: Faizal Amiruddin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cerita Keangkeran Jalan Emplak Pangandaran

Minggu, 31 Juli 2022 | 22:01 WIB
X