• Selasa, 16 Agustus 2022

Hilangnya Tradisi Mawakeun di Cibatu Kabupaten Garut

- Senin, 18 April 2022 | 19:45 WIB
Tradisi Mawakeun yang kini hilang di Kabupaten Garut.
Tradisi Mawakeun yang kini hilang di Kabupaten Garut.

TINTAPUTIH - Sekitar tahun 90 an di Kecamatan Cibatu Kabupaten Garut masih dikenal tradisi Mawakeun yakni sebuah tradisi yang dilakukan di bulan puasa menjelang Lebaran dalam bentuk saling mengantar makanan berupa nasi dan lauk pauknya untuk dikirim ke orang tua, kakak adik, sanak saudara dan tetangga.

Tidak heran saat menjelang Lebaran atau di tanggal lilikuran (setelah puasa memasuki 21 hari) ibu-ibu selain sibuk mempersiapkan keperluan Lebaran juga disibukkan dengan tradisi saling antar makanan atau disebut Mawakeun.

Makanan tersebut terdiri dari nasi, semur daging, sayur kentang dan sayuran lain ditambah kerupuk. Uniknya cara mengirim makanan ke tetangga yang dekat cukup menggunakan nyiru yakni nampan yang terbuat dari bambu.

Baca Juga: Ridwan Kamil Imbau Pemudik Gunakan Jalur Selatan

Nasi dan lauk pauknya ditaruh diatas piring lalu disusun di atas nyiru kemudian diantarkan ke tetangga satu kampung. Waktu mengirim makanan biasanya dilakukan setelah ashar atau setelah selesai memasak.

Sementara untuk keluarga yang cukup jauh biasanya dikirim menggunakan rantang susun. Anak-anak kecil biasanya dilibatkan untuk membantu orang tuanya mengantarkan makanan.

Tradisi Mawakeun dilakukan semua orang dalam satu kampung.Tidak heran jika ada yang berkirim makanan bersamaan keperluan makan bisa tercukupi dari kiriman makanan orang yang Mawakeun.

Sayangnya, tradisi tersebut kini sudah hilang.Tradisi saling berkirim makanan sudah punah. Sekarang yang jadi kebiasaan adalah memberi uang sedekah atau THR.

Baca Juga: Pelindo Siapkan 50 Unit Bus Gratis Lebaran 2022 Simak Syaratnya

Halaman:

Editor: Faizal Amiruddin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cerita Keangkeran Jalan Emplak Pangandaran

Minggu, 31 Juli 2022 | 22:01 WIB
X