• Kamis, 18 Agustus 2022

Cerita Keangkeran Jalan Emplak Pangandaran

- Minggu, 31 Juli 2022 | 22:01 WIB
Jalan emplak Pangandaran. (TINTAPUTIH)
Jalan emplak Pangandaran. (TINTAPUTIH)

TINTAPUTIH - Pangandaran terdapat tempat angker yang dipenuhi dengan cerita mistis, salahsatunya keangkeran Jalan Emplak di tanah Pangandaran.

Ditelinga warga Pangandaran, jalan Emplak menjadi salahatu jalur yang harus dilalui warga Kalipucang untuk menuju Pangandaran.

Jalan Emplak berada diantara dua desa yakni Desa Kalipucang, Kecamatan Kalipucang dan Desa Putrapinggan, Kecamatan Pangandaran. Bagi wisatawan yang hendak bertolak ke Pangandaran sudah pasti melalui Jalan Emplak.

Baca Juga: Kenali Ikan Asin Jambal Roti yang Rasanya Super, Oleh-oleh Favorit Wisatawan Pantai Pangandaran

Bahkan apabila seseorang sudah melewati Jalan Emplak, itu artinya bebeberapa kilometer lagi sampai ke Pangandaran.

Kawasan tersebut merupakan sebuah hutan rimba, dengan pepohonan tua yang berusia puluhan tahun.

Meskipun kawasan hutan, tapi warga tetap akrab dengan Hutan Emplak. Jalan berkelok menuju Pangandaran yang curam. Kerap kali disebut sebagai jalan tengkorak, karena tak sedikit kecelakaan lalu lintas terjadi di lokasi tersebut.

Baca Juga: Jadwal Shalat untuk Wilayah Kabupaten Tasikmalaya Senin Tanggal 1 Agustus 2022

Budayawan dan Seniman Pangandaran, Didin Jentreng mengatakan, Hutan Emplak dahulu disebut sebagai Wana Burka. "Wana berarti seram dan Burka artinya seram. Bahkan orang tua dulu percaya apabila burung yang melewati hutan tersebut akan terkapar jatuh atau tiba-tiba mati," ucapnya belum lama ini.

Halaman:

Editor: Gilang Teruna Purwadestian

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cerita Keangkeran Jalan Emplak Pangandaran

Minggu, 31 Juli 2022 | 22:01 WIB
X