• Senin, 8 Agustus 2022

Kasus ODGJ di Kabupaten Pangandaran Terus Meningkat, Ternyata Ini Alasannya

- Selasa, 2 Agustus 2022 | 19:32 WIB
Ilustrasi ODGJ (A.Muharram)
Ilustrasi ODGJ (A.Muharram)

TINTAPUTIH - Kasus Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kabupaten Pangandaran terus meningkat dalam satu tahun terakhir.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pangandaran mencatat sepanjang tahun 2021 warga Pangandaran yang mengalami ODGJ ada 700 orang.

Kepala Bidang Pelayanaan Kesehatan Dinkes Pangandaran dr Rina mengatakan, jumlah warga Pangandaran yang mengalami ODGJ tahun 2022 ada 745 orang per Juli 2022.

Baca Juga: Produk Kosmetik Ilegal Beredar di Priangan Timur, Begini Cara Memeriksanya

"Sangat menghawatirkan, baru saja per tengahan tahun jumlahnya udah melebih jumlah pada tahun sebelumnya," kata dr Rina. Selasa (2/8/2022).

Menurutnya hampir setiap bulan laporan warga yang mengalami ODGJ di Pangandaran bertambah 1 sampai 2 orang.

"Kebanyakan faktor ekonomi tidak mencukupi kehidupan keluarga. Sehingga mengalami stres dan tidak bisa menahan beban pikiran dan paling parah yang mendalami ilmu tak kasat mata atau apa disebutnya saefi," ucap Rina.

Baca Juga: Diduga Akibat Rem Blong, Truk Seruduk Pengendara Sepeda Hingga Tewas

Adapun pasien ODGJ yang berawal dari putus cinta dan ditolak oleh pasangannya. "Kasus bulan lalu remaja pria yang masih duduk dibangku SMA mengalami gangguan jiwa karena ditolak pasangannya. Yang lebih parah hampir perkosa ibunya sendiri," katanya.

Halaman:

Editor: Gilang Teruna Purwadestian

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cerita Keangkeran Jalan Emplak Pangandaran

Minggu, 31 Juli 2022 | 22:01 WIB
X