• Minggu, 28 November 2021

Melihat Serunya Emak-emak Membuat Dendeng Daun Singkong

- Rabu, 29 September 2021 | 21:45 WIB
IMG-20210929-WA0022
IMG-20210929-WA0022

Tasikmalaya - Berusaha meminimalisasi tingkat kemiskinan dan keluarga pra sejahtera, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Tasikmalaya menggelar pembinaan usaha peningkatan keluarga sejahtera (UPPKS).

Kegiatan digelar di kawasan Bukit Lestari Kelurahan Leuwiliang Kota Tasikmalaya mulai Rabu (29/9/2021). Uniknya kegiatan ini melatih emak-emak atau kaum hawa cara membuat dendeng daun singkong.

"Melalui kegiatan ini, kami berharap kaum hawa lebih berdaya serta mampu menopang penghasilan keluarga masing-masing, " ujar Kepala DP2KBP3A Kota Tasikmalaya Nunung Kartini.

Acara diikuti 30 orang emak-emak di wilayah Kecamatan Kawalu dan berlangsung selama tiga hari itu, Nunung berharap pengetahuan yang diperoleh dari kegiatan tersebut bisa jadi bekal bagi peserta untuk meretas asa memperoleh penghasilan sampingan.

Dia optimistis produk dendeng daun singkong bisa direspon positif oleh pasar. Karena dendeng daun singkong bisa jadi alternatif makanan lezat di luar daging merah.

"Bagi penderita kolesterol dendeng daun isngkong ini bisa jadi pilihan. Makanya proses penggorengan pun bisa diatur, sehingga kandungan minyak pada produk bisa dikurangi. Apalagi produk ini belum banyak diproduksi. Kita bisa bersaing dari sisi varian rasa, kemasan dan pendukung lainnya," ujar Nunung.

Selain teknik produksi yang diberikan oleh sejumlah instruktur, kegiatan turut menghadirkan pemilik kedai kopi Bukit Lestari Ridwan Nur Faozan serta Arif Risnandar dari Dinas KUKM Perindag Kota Tasikmalaya.

"Minimal melalui kemampuan produksi dendeng daun singkong ini, peserta bisa berdaya serta bangkit," ujar Ridwan Nur Faozan. Malah dengan beragam inovasi, produk dendeng daun singkong bisa jadi ikon baru kecamatan Kawalu, selain produksi bordir.

Sebelumnya, produk tersebut memang sudah dirintis oleh sejumlah emak-emak di kawasan itu, mengingat bahan baku produksi produk tersebut banyak tersedia.

"Saya yakin dengan pelatihan ini, kreativitas emak-emak dalam mengembangkan usaha ini akan semakin tumbuh. Mereka juga akan berlatih teknik pengemasan, pelabelan, hingga pemasaran, " kata Ridwan.

Sementara Arif Risnandar meminta peserta melakukan transformasi pemasaran menggunakan platform digital. "Saat pandemi banyak warga memilih bertransaksi lewat online. Hal ini perlu dimaksimalkan untuk menjual produk dendeng yang diproduksi," ujar Arif.

Editor: A Team

Tags

Terkini

Lirik Lagu Melawan Restu dari Mahalini

Jumat, 26 November 2021 | 19:43 WIB

Lirik Lagu Bisa Tanpamu dari Andmesh Kamaleng

Jumat, 26 November 2021 | 17:58 WIB

Lirik Lagu Sisa Rasa dari Mahalini

Jumat, 26 November 2021 | 17:42 WIB

Lirik Lagu Runtuh dari Feby Putri feat. Fiersa Besari

Jumat, 26 November 2021 | 17:29 WIB

Lirik Lagu It's You dari Sezairi Sezali

Jumat, 26 November 2021 | 17:14 WIB

Lirik Lagu Pesan Terakhir dari Lyodra Ginting

Jumat, 26 November 2021 | 16:59 WIB

Kenali Lima Tanda Bra yang Kamu Pakai Terlalu Ketat

Selasa, 23 November 2021 | 17:58 WIB

Trik Memulai Percakapan dengan Gebetan, Dijamin Ampuh

Kamis, 11 November 2021 | 10:52 WIB

Arti Kata Bohir dan Cukong, Simak Perbedaannya

Minggu, 7 November 2021 | 14:38 WIB

Pria Bisa Terlihat Tua Jika Memakai Produk Ini

Jumat, 22 Oktober 2021 | 21:04 WIB

Arti Kata Boncos dan Cuan yang Kian Populer

Kamis, 14 Oktober 2021 | 22:50 WIB

Semakin Aneh Nama CEO Semakin Luar Biasa Bisnisnya

Kamis, 7 Oktober 2021 | 20:58 WIB

Yuk Kenali Tanda Kedewasaan Dalam Diri Kita

Selasa, 5 Oktober 2021 | 19:40 WIB
X