• Minggu, 3 Juli 2022

Kisah Perburuan Siluman Buaya Putih di Cimaragas Ciamis, Nyawa Mang Maman Nyaris Melayang

- Sabtu, 11 Desember 2021 | 09:24 WIB
Jembatan tempat Mang Maman menyambangi siluman buaya putih.
Jembatan tempat Mang Maman menyambangi siluman buaya putih.

TINTAPUTIH - Namanya Mang Maman warga Cimaragas Kabupaten Ciamis. Pria ini punya kebiasaan untuk menjajal tempat-tempat yang dianggap angker. Dia memiliki ketertarikan untuk hal-hal yang berbau mistis. Boleh dibilang menjadi hobi tersendiri, untuk memuaskan rasa penasarannya.

Makam keramat, leuwi sungai, hutan dan tempat-tempat lain yang oleh banyak orang dianggap menakutkan, justru oleh Mang Maman disambangi. Bapak dua anak itu seakan memiliki kepuasan jika sudah mendatangi tempat angker. Sebagian orang menilai hal itu dilakukan Maman untuk memperdalam ilmunya.

Namun dari sekian banyak tempat angker, ada satu pengalaman yang membuat Mang Maman ketakutan bahkan kapok mendatangi tempat mistis. Pasalnya dia nyaris kehilangan nyawa.

Baca Juga: Wali Kota Bandung Oded M Danial, Sukses di Tanah Rantau Menginspirasi Warga Kota Tasikmalaya

Ceritanya berawal ketika Mang Maman mendengar ada keberadaan sepasang buaya putih yang konon merupakan buaya 'kajajaden' atau siluman. Informasinya lokasi buaya putih itu berada di bawah jembatan Citatah yang menghubungkan daerah Raksabaya dan Bojongmalang, Kecamatan Cimaragas.

Spot bawah jembatan itu selama ini memang dikenal warga sangat angker. Banyak cerita-cerita menyeramkan yang berkembang di masyarakat. Mang Maman yang gemar hal mistis, langsung bersemangat. "Saya penasaran, ini tantangan. Akhirnya pada malam Jumat Kliwon tengah malam saya berangkat ke bawah jembatan Citatah," kata Mang Maman.

Ditengah hening dan dingin malam dia turun ke bawah jembatan, lalu duduk di atas sebuah batu besar. Beberapa saat berlalu dalam keheningan. Hanya bunyi riak air dan suara binatang malam yang terdengar.

Namun sejurus kemudian Mang Maman mendengar suara gemuruh. Semula samar terdengar, namun semakin lama suara gemuruh semakin kuat terdengar. Mang Maman memilih memejamkan mata menghadapi situasi mencekam itu. "Saya pikir buaya putih akan datang," kata Mang Maman.

Tapi ternyata prediksi Mang Maman meleset. Alih-alih menyaksikan kedatangan buaya putih, Mang Maman justru mendengar seseorang berteriak dengan penuh amarah. "Hai kamu yang dibawah jembatan, cepat naik," seseorang membentak Mang Maman.

Halaman:

Editor: Faizal Amiruddin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Dia Tips Memelihara Ikan Cupang Bagi Pemula

Sabtu, 28 Mei 2022 | 11:14 WIB
X