• Minggu, 28 November 2021

Ketua DPRD Minta Disparbud Layani Wisatawan Imbas Buka Tutup Pantai

- Minggu, 19 September 2021 | 14:43 WIB
pantai pangandaran
pantai pangandaran

Pangandaran - Ketua DPRD Pangandaran Asep Noordin mengingatkan agar Dinas Pariwisata turun tangan memberikan layanan informasi kepada wisatawan yang terkena imbas kebijakan buka tutup akses pantai barat. Hal itu penting untuk menjaga travel experience agar tetap dirasakan baik oleh wisatawan.

"Hari ini penanganan wisatawan jauh lebih baik dari minggu-minggu lalu, sepertinya kita sudah menemukan konsep dan formulasi rekayasa dan pengendalian lonjakan wisatawan," kata Asep yang juga turut melakukan monitoring di pantai, Minggu (19/9/2021) pagi.

Asep mengingatkan ada satu hal yang belum tergarap oleh Pemda Pangandaran. Yakni memberikan layanan informasi terkait dampak kebijakan-kebijakan yang diberlakukan. Menurut dia banyak wisatawan yang kebingungan bahkan merasa kecewa dengan penutupan akses.

"Memang buka tutup, tapi ketika akses ditutup, Dinas Pariwisata harus bisa memberikan layanan informasi kemana mereka harus mencari destinasi transit atau destinasi alternatif. Pangandaran kan masih punya banyak pilihan destinasi, bukan hanya pantai barat dan pantai timur saja," kata Asep.

Layanan informasi itu menurut Asep menjadi hal yang penting untuk menjaga citra positif travel experience (pengalaman berwisata) ke Pangandaran.

"Ketika polisi memblokir atau katakanlah menghalau wisatawan agar tak masuk pantai barat, maka Dinas Pariwisata harus mengambil peran melayani dan memberikan informasi. Ini lho destinasi alternatif yang bisa disinggahi, nggak kalah menarik lho, bapak ibu tak usah kecewa ya. Sehingga mood wisatawan tetap terjaga dan mereka merasa dilayani. Apalagi mereka diblokir setelah membeli tiket, jangan sampai mereka merasa dibohongi," kata Asep.

Pemberian layanan informasi tersebut menurut Asep bisa memanfaatkan berbagai cara. Dinas Pariwisata bisa berkolaborasi dengan Dinas Kominfo atau elemen lainnya. Sekedar membuat selebaran, melakukan woro-woro atau membuat saluran radio khusus wisatawan.

"Misalnya membuat radio wisata yang khusus memberikan layanan informasi update kebijakan pariwisata Pangandaran. Berikan tips-tips bermanfaat. Jadi sebelum sampai disini, di perjalanan wisatawan sudah bisa mendapatkan informasi dan tahu kondisi Pangandaran termasuk pilihan-pilihan yang bisa dilakukan," kata Asep.

Asep mengatakan pariwisata di tengah pandemi, mau tidak mau menuntut semua pihak untuk berpikir kreatif dan inovatif sehingga muncul solusi atas kepentingan-kepentingan yang terkadang bersinggungan.

"Kita dihadapkan kepada situasi dimana pariwisata harus bisa berjalan tapi aturan PPKM harus tetap tegak, memang tidak mudah tapi pasti ada jalan keluarnya," kata Asep.

Buka Tutup Akses Sukses Pecah Kerumunan


Seperti diketahui Pemerintah Kabupaten Pangandaran menutup total akses menuju pantai barat dan pantai timur Pangandaran pada Minggu (19/9/2021). Penutupan dilakukan sejak pagi buta sampai sekitar pukul 11 siang. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi penumpukan atau kerumunan di kawasan pantai Pangandaran.

Sehingga wisatawan yang dapat menikmati Minggu pagi di pantai barat dan pantai timur hanya wisatawan yang datang dan menginap sejak hari Sabtu. Sementara wisatawan yang baru tiba Minggu pagi harus rela tertahan dan diarahkan ke spot pantai yang lain.

Penutupan akses menuju pantai barat dan pantai timur ini melibatkan petugas gabungan Polri, TNI, Satpol PP, Dishub dan lainnya. Semua kendaraan wisatawan yang tiba pada Minggu pagi semuanya diarahkan ke kawasan Pamugaran atau dari pertigaan taman Pangandaran Sunset belok kanan.

Mereka diarahkan untuk transit dulu atau menikmati suasana pantai Pamugaran, Kampung Turis atau dekat landasan Susi Air. "Penutupan ini supaya volume wisatawan yang di pantai barat dan pantai timur tidak terus bertambah, buka tutup dilakukan sesuai arahan pimpinan. Kendaraan yang diblokir diarahkan ke pantai Pamugaran untuk transit atau mencari destinasi wisata pantai yang lain," kata seorang petugas.

Penutupan akses kendaraan ke pantai barat dan pantai timur membuat potensi kerumunan berhasil diantisipasi. Setidaknya volume kepadatan wisatawan di pantai barat tidak seperti pekan lalu. *

Editor: A Team

Tags

Terkini

Tiga Hotel di Pangandaran Disanksi Tipiring

Senin, 15 November 2021 | 17:54 WIB

Prokes Semakin Kendor Bupati Ancam Tutup Objek Wisata

Jumat, 5 November 2021 | 17:21 WIB

Asosiasi Manager Hotel di Pangandaran Dikukuhkan

Kamis, 4 November 2021 | 21:07 WIB

Evaluasi Sistem Keselamatan Pantai Karapyak Ditutup

Senin, 1 November 2021 | 16:49 WIB

Geliat Pariwisata Pangandaran di Hari Kerja Lesu

Senin, 11 Oktober 2021 | 18:15 WIB

Sejumlah Ruas Jalan di Pantai Pangandaran Rusak

Minggu, 10 Oktober 2021 | 17:44 WIB

Ada Fasilitas Wisata Baru di Pantai Pangandaran

Jumat, 8 Oktober 2021 | 10:14 WIB

4 Ruang Publik di Ciamis yang Nyaman Disinggahi

Kamis, 23 September 2021 | 17:20 WIB

Target Vaksinasi Tercapai Pantai Batukaras Dibuka Lagi

Minggu, 19 September 2021 | 16:07 WIB
X